Penajam Paser Utara Jadi Titik Nol Istana Negara di Ibu Kota Baru

Fadel Prayoga, Jurnalis · Selasa 13 April 2021 11:00 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 13 470 2393734 penajam-paser-utara-jadi-titik-nol-istana-negara-di-ibu-kota-baru-MUFtjjbEtS.jpg Pemindahan Ibu Kota (Shutterstock)

JAKARTA - Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) telah menetapkan titik nol pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) dan lokasi Istana Negara. Daerah yang dipilih oleh Bappenas adalah Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur.

"Khusus dari Insyaallah titik nol, titik istana Ibu Kota Negara baru di Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, saya mengucapkan Selamat Ulang Tahun ke-74 untuk Kementerian PPN/Bappenas," kata Kepala Bappenas Suharso dalam keterangan tertulis, Selasa (13/4/2021).

 Baca juga: Ada Proyek Ibu Kota Baru, Investor Arab Saudi Bakal 'Serbu' RI

Dia berharap ini dapat menjadi simbol bahwa Bappenas tetaplah sebagai lembaga perencana pembangunan nasional yang memiliki akar kuat dan ibaratkan sebuah fondasi yang menghunjam ke bumi, ke IKN Baru ini.

"Insyaallah yang tetap pada prinsip, nilai-nilai dasar, nilai-nilai luhur, integritas, serta kematangan pengalaman yang dimiliki oleh Kementerian PPN/Bappenas,” ujarnya.

 Baca juga: Bahas Desain Istana Negara Ibu Kota Baru, Kepala Bappenas Kumpulkan Arsitek

Persiapan pemindahan IKN telah tercakup dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024, meliputi pembangunan fasilitas penyelenggaraan pemerintahan di IKN yang baru serta aktivitas pembangkit kegiatan ekonomi bagi IKN dan sekitarnya.

Persiapan pembangunan IKN disesuaikan dengan program vaksinasi nasional yang dilakukan secara bertahap, dengan target 181.550.000 jiwa untuk mencapai herd immunity.

Pembangunan IKN juga dirancang sebagai salah satu strategi pemulihan ekonomi nasional pasca pandemi. Berdasarkan tahapan pembangunan IKN, target pembangunan hingga 2024 mencakup pembangunan KIPP dengan sarana dan prasarana pendukungnya.

Pembangunan fisik tahap awal atau soft groundbreaking di KIPP diagendakan setelah pengesahan Rancangan Undang-Undang Ibu Kota Negara yang telah tercantum di dalam Program Legislasi Nasional (Prolegnas) Prioritas 2021.

“Pada saat yang sama, kita juga menatap ke depan dengan gagasan-gagasan baru yang menjadi modal kita mewujudkan cita-cita bangsa, Indonesia maju. Sekali lagi, bersama generasi tua dan muda, dan semua pemangku kepentingan untuk kepentingan nasional, saya mengajak kita bergandengan tangan, menyingsingkan lengan, bekerja untuk Indonesia tercinta,” kata dia.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini