Asia Jadi Kawasan Termahal di Dunia

Fadel Prayoga, Jurnalis · Rabu 14 April 2021 06:35 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 13 470 2393977 asia-jadi-kawasan-termahal-di-dunia-gKvqjPBEob.jpg Jakarta Masuk Daftar Kota Termahal. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Asia terus menjadi tempat termahal di dunia untuk menjadi kaya. Hal itu berdsarkan penelitian dari Bank Julius Baer’s Global Wealth and Lifestyle Report 2021.

Dilansir dari CNBC, Rabu (14/4/2021) benua terpadat di dunia ini tetap menjadi yang paling mahal bagi individu berpenghasilan tinggi dan sangat tinggi (HNWI).

Dalam Laporan Kekayaan dan Gaya Hidup Global 2021 Bank Julius Baer sebagai respon cepat terhadap krisis kesehatan global dan stabilitas mata uang secara keseluruhan mempertahankan biaya kemewahan barang di daerah tersebut.

Baca Juga: Shanghai Kota Termahal di Dunia, Kalahkan Hong Kong dan Monaco

Empat dari lima kota termahal individu dengan USD1 juta atau lebih dalam aset yang dapat diinvestasikan sekarang berada di Asia, menurut laporan tahunan tersebut.

Shanghai, naik ke peringkat teratas dari 25 kota global untuk dinobatkan sebagai tempat termahal untuk hidup sebagai individu kaya.

Hong Kong, nomor satu tahun lalu, merosot ke posisi ketiga, sementara Tokyo, Jepang tetap stabil di posisi kedua. Monaco, negara kecil kaya di Eropa Barat, dan Taipei, Taiwan melengkapi lima besar.

“Covid tidak menjadi epidemi (di Asia) dengan cara yang sama seperti negara lain dalam indeks,” kata head of markets and wealth management solutions for Asia-Pacific at Bank Julius Baer Rajesh Manwani.

Baca Juga: Urban Farming Jadi Solusi Kebutuhan Pangan Masyarakat Perkotaan

Eropa dan Timur Tengah berada di peringkat kedua, dengan mayoritas kota global terwakili di kawasan ini yang didukung oleh kekuatan euro dan franc Swiss.

Sementara itu, Amerika Serikat yang terpukul oleh pandemi - muncul sebagai kawasan termurah untuk menjalani gaya hidup mewah, karena dolar AS dan Kanada jatuh terhadap mata uang global utama lainnya.

Peringkat tersebut didasarkan pada harga sekeranjang barang mewah yang mewakili pembelian discretionary oleh di 25 kota global.

Tahun ini, daftar tersebut melihat perubahan besar ketika empat dari 18 item diganti karena pandemi mengubah kebiasaan belanja konsumen.

Pelatih pribadi, jamuan pernikahan, Botox, dan piano dikeluarkan dan diganti dengan sepeda, treadmill, asuransi kesehatan, dan paket teknologi, termasuk laptop dan telepon.

"Selama setahun dilanda penguncian global, teknologi pribadi dan treadmill melonjak popularitasnya, sementara harga sepatu wanita anjlok," kata laporan itu.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini