Ekspor Manufaktur Capai USD38,9 Miliar, Menperin Tak Ingin Lengah

Ferdi Rantung, Jurnalis · Jum'at 16 April 2021 18:32 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 16 320 2396002 ekspor-manufaktur-capai-usd38-9-miliar-menperin-tak-ingin-lengah-v5Wshw6Y8N.jpg Ekspor Manufaktur RI Meningkat. (Foto: Okezone.com/Shutterstock)

JAKARTA - Industri pengolahan masih konsisten memberikan kontribusi paling besar terhadap capaian nilai ekspor nasional. Artinya, meskipun di tengah dampak pandemi Covid-19, sektor manufaktur Tanah Air tetap agresif menembus pasar internasional.

“Untuk industri pengolahan, pada Januari-Maret 2021, nilai ekspornya menyentuh USD38,96 miliar atau tumbuh 18,06% dibanding periode yang sama di tahun lalu. Sektor manufaktur ini menjadi kontributor terbesar pada nilai ekspor nasional, yakni sebesar 79,66%,” kata Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita di Jakarta, Jumat (16/4/2021).

Baca Juga: Arang, Baut hingga Perhiasan Siap Diekspor ke Pasar Eropa dengan Tarif 0%

Menperin menjelaskan, perbaikan kinerja sektor industri di tengah masa pandemi ini, terasa sejak awal tahun hingga bulan Maret. Indikasi tersebut tercemin misalnya dari capaian Purchasing Managers’ Index (PMI) manufaktur Indonesia pada Maret 2021 yang berada di level 53,2. Peningkatan PMI manufaktur Maret 2021 menjadi yang tertinggi dalam kurun waktu 10 tahun terakhir.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), pada Januari-Maret 2021, total nilai ekspor nasional sebesar USD48,90 miliar atau naik 17,11% dibanding periode yang sama tahun lalu, yang mencapai USD41,76 miliar.

Baca Juga: Izin Ekspor Bisa Dikeluarkan dalam Waktu 8 Jam

Sementara itu, ekspor nonmigas menyumbang hingga 94,58% atau USD46,25 miliar dari total ekspor nasional sepanjang triwulan I tahun 2021. Pada Januari-Maret 2021, neraca perdagangan mengalami surplus sebesar USD5,52 miliar.

“Kami sangat memberikan apresiasi kepada para pelaku industri atas capaian gemilang ini, karena akan memacu pemulihan ekonomi nasional,” imbuh Menperin.

Di samping itu, peningkatan nilai ekspor di sektor industri sejalan dengan sasaran implementasi peta jalan Making Indonesia 4.0.

Data BPS juga menunjukkan bahwa sektor industri pengolahan memegang peranan terbesar terhadap capaian nilai ekspor nasional pada Maret 2021, dengan sumbangsih 80,84%. Di bulan ketiga tahun ini, nilai ekspor industri pengolahan mencapai USD14,84 miliar atau tumbuh 22,27% dari Februari 2021 dan naik 33,45% dari Maret 2020.

“Saya bersyukur melihat angka-angka positif tersebut. Sebab ini menunjukkan bahwa langkah-langkah yang pemerintah ambil untuk mem-push recovery ini menuai hasil yang baik. Tentunya saya tidak ingin lengah, karena pemulihan butuh waktu,” jelas Agus

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini