Mudik Dilarang, Pengusaha: Butuh Kesadaran Masyarakat

Giri Hartomo, Jurnalis · Jum'at 16 April 2021 21:03 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 16 320 2396049 mudik-dilarang-pengusaha-butuh-kesadaran-masyarakat-YClZ5TcJ92.jpg Mudik Dilarang. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Pemerintah memutuskan melarang masyarakat mudik Lebaran tahun ini. Tujuannya agar penyebaran virus corona atau Covid-19 bisa ditekan saat libur panjang lebaran nanti.

Menanggapi hal tersebut, Calon Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Arsjad Rasjid mengatakan, larangan mudik harus disertai kesadaran masyarakat. Karena larangan mudik ini bertujuan untuk melindungi dari penyebaran virus covid-19.

“Balik lagi kondisi kesehatan yang saat ini ini intinya adalah kesadaran dari kita semua,” ujarnya saat ditemui di Kantor KADIN DKI Jakarta, Jumat (16/4/2021).

Baca Juga: Mudik Dilarang, Pengusaha Dikasih Insentif?

Larangan mudik juga menjadi salah satu cara untuk menekan mobilitas masyarakat. Karena di saat pandemi seperti ini, mobilitas harus ditekan serendah mungkin guna menghindari penyebaran virus.

Selain itu, masyarakat juga diminta untuk tetap disiplin dalam menjalankan protokol kesehatan. Misalnya dengan memakai masker, rajin mencuci tangan hingga menjaga jarak atau yang biasa disebut 3M

“Secara tidak langsung kita harus bisa berdisiplin disiplin itu adalah supaya bagaimana protokol daripada cover ini bisa sebisanya mobilitas harus lebih rendah di sini konflik ada antara dua tapi utamanya adalah kesehatan,” jelasnya.

Baca Juga: Mudik Lebaran Dilarang, Pedagang Pasar: Jualan Tetap Sepi

Memang lanjut Arsjad, bisa dipahami jika masyarakat sangat ingin mudik. Namun, kembali lagi, dalam menghadapi pandemi inj kesehatan harus menjadi prioritas utama yang harus diselesaikan.

“Jadi mungkin yang diperlukan adalah kesadaran daripada semua untuk semua mudik pasti mau mudik tapi bagaimana sekarang kesadaran dari kita semua untuk melihat keadaan kondisi kesehatan pada saat ini untuk beradaptasi dengan keadaan yang harapannya adalah setelah kita bereskan,” jelasnya.

Menurut Arsjad, jika dilihat secara keseluruhan maka semua pihak akan terpukul akibat adanya pandemi covid-19. Oleh karena itu, hal yang paling utama untuk menangani ini adalah harus menyelesaikan masalah kesehatan terlebih dahulu.

“Ini sebetulnya semua terpukul yang menjadi pertanyaan Dasar adalah bagaimana kita menghadapi kesehatan kondisi kesehatan jadi kita sedang di mana untuk memulihkan kesehatan,” jelasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini