4 Tips Mengatur Keuangan Bersama Pasangan

Fariza Rizky Ananda, Jurnalis · Sabtu 17 April 2021 17:23 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 16 622 2395832 4-tips-mengatur-keuangan-bersama-pasangan-7jGQA6OCDs.jpeg Tips Mengatur Keuangan (Ilustrasi: Shutterstock)

JAKARTA – Membuat anggaran untuk kebutuhan pribadi memang sulit, tapi anggaran bersama pasangan setelah menikah bisa jadi lebih rumit. Ketika mengelola keuangan bersama, pasangan harus menyesuaikan kebiasaan keuangan satu sama lain agar tidak terjadi konflik.

Misal, ketika seseorang tidak berpikir dua kali untuk membeli sepatu seharga Rp1 juta, tapi pasangannya dapat menganggap itu adalah sebuah pemborosan. Masalah uang adalah salah satu sumber pertengkaran umum di antara pasangan.

Itu sebabnya penting bagi kedua orang untuk merasa dilibatkan saat menyiapkan anggaran dan rencana keuangan. Berikut langkah-langkah yang bisa dilakukan pasangan untuk mengatur keuangan bersama, dilansir dari CNN, Sabtu (17/4/2021).

Baca Juga: 6 Langkah Menentukan Konsultan Keuangan Terbaik

Menyamakan pemahaman tentang keuangan

Langkah pertama untuk perencanaan keuangan yang sukses dengan pasangan adalah mulai berdiskusi. Pasangan perlu memiliki pemahaman yang jelas tentang posisi keuangan masing-masing untuk membuat anggaran yang berkelanjutan.

Penting bagi pasangan untuk membicarakan seperti: pendapatan, utang, kebiasaan belanja, tujuan menabung, dan nilai kredit. Usahakan percakapan mengenai keuangan dilakukan berulang-ulang untuk menyesuaikan rencana keuangan seiring berjalannya waktu.

Baca Juga: Cara Mengatur Keuangan Pribadi, Kendalikan Pengeluaran

Lacak pendapatan dan pengeluaran

Untuk membuat anggaran, salah satu langkah dasar adalah mengetahui aliran pendapatan dari mana saja dan bagaimana uang tersebut dibelanjakan. Hal tersebut berarti melacak semua pengeluaran selama beberapa bulan.

Pasangan bisa melacak pendapatan dan pengeluaran mereka menggunakan aplikasi. Melacak pengeluaran akan memberikan wawasan tentang kebiasaan belanja setiap orang dan juga dapat membantu mengidentifikasi alokasi mana saja yang bisa dikurangi.

Keuangan digabung vs tidak digabung?

Ada tiga pendekatan umum dalam penganggaran bersama pasangan: menggabungkan semua keuangan bersama-sama dan berbagi semua pendapatan dan pengeluaran, membuat akun bersama untuk pengeluaran umum namun tetap memiliki akun individu, atau memisahkan semuanya dan membagi tagihan masing-masing.

Untuk pasangan yang memutuskan untuk menggunakan satu akun bersama untuk pengeluaran umum dan akun individu yang terpisah, pengamat keuangan Jerel Butler merekomendasikan jumlah gaji untuk menentukan jumlah kontribusi.

Misalnya, jika satu orang menghasilkan 60% dari total pendapatan rumah tangga, mereka bisa memberikan kontribusi yang lebih besar untuk menutupi persentase total tagihan bulanan. Jika ada perbedaan besar dalam pendapatan, membagi alokasi pengeluaran secara merata dapat menyebabkan masalah di kemudian hari.

Tentukan tujuan bersama

Pasangan tidak harus memiliki tujuan menabung yang sama. Mereka bisa menentukan tujuan bersama, seperti membeli rumah, tapi bisa juga menentukan tujuan individu masing-masing, seperti untuk fashion atau hobi.

Tapi, perlu ada kunci untuk mencapai tujuan bersama. Berdiskusilah untuk memastikan kebiasaan belanja tetap sejalan dengan tujuan jangka pendek maupun jangka panjang. Dalam hal menabung untuk tujuan bersama, pasangan bisa manfaatkan rekening tabungan bersama atau giro yang dapat digunakan untuk tagihan rumah tangga.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini