Chandra Asri, Emiten Milik Miliarder Prajogo Pangestu Tebar Dividen USD38,5 Juta

Senin 19 April 2021 14:16 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 19 278 2397139 chandra-asri-emiten-milik-miliarder-prajogo-pangestu-tebar-dividen-usd38-5-juta-9rcZXQxBq3.jpg Chandra Asri Bagikan Dividen 2020. (Foto: Okezone.com/Shutterstock)

JAKARTA - PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (TPIA) memutuskan membagikan dividen USD38,5 juta untuk Tahun Buku 2020. Jumlah dividen setara 75% dari laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada entitas induk sebesar USD51,5 juta 2020.

Dengan membagikan total saham beredar perseroan sebanyak 17.833.520.260, maka dividen per saham yang dibagikan perseroan sekitar USD0,0021589 per saham. Tahun lalu, perolehan laba 2020 itu melesat 124,4% daripada perolehan 2019 sebesar USD22,88 juta. Hasil RUPST kemarin juga mengantungi izin dari pemegang saham untuk melaksanakan rights issue.

Baca Juga: Chandra Asri Segera Terbitkan Obligasi Rp1 Triliun

Perseroan menjelaskan bahwa sebelumnya perseroan telah mendapatkan izin pemegang saham untuk melakukan penambahan modal dengan memberikan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) atau rights issue pada RUPSLB 5 Februari 2020 lalu.

Baca Juga: Laba Bersih Chandra Asri Meroket 118% tapi Pendapatan Turun

Namun, dikarenakan adanya kondisi pandemi Covid-19, Chandra Asri belum menyampaikan pendaftaran kepada OJK terkait penambahan modal dengan memberikan HMETD tersebut sehingga belum ada pernyataan efektif dari OJK yang diperoleh dalam waktu 12 bulan setelah tanggal RUPSLB 2020 tersebut.

Sesuai dengan ketentuan OJK serta mengingat persetujuan pemegang saham perseroan pada RUPSLB 2020 yang telah daluarsa, maka Chandra Asri dalam RUPS Tahunan memohon kembali persetujuan pemegang saham perseroan untuk melakukan penambahan modal dengan HMETD. Rencana rights issue itu akan dilakukan dalam waktu 12 bulan ke depan sejak tanggal RUPST.

Jumlah maksimal rencana pengeluaran saham dengan memberikan HMETD ini adalah sebesar-besarnya 7.166.479.740 saham dengan nilai nominal sebesar Rp200 per saham. Harga pelaksanaan HMETD ini nantinya paling sedikit akan sama dengan harga terendah saham TPIA yang diperdagangkan di pasar reguler dan pasar tunai, sesuai ketentuan yang berlaku.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini