Ketahui Hal Ini agar Tanaman Hias Tumbuh Subur dan Tak Cepat Layu

Fariza Rizky Ananda, Jurnalis · Selasa 20 April 2021 06:58 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 19 470 2396988 ketahui-hal-ini-agar-tanaman-hias-tumbuh-subur-dan-tak-cepat-layu-AMkaRJmnAB.jpg Tanaman Hias (Foto: Jcomp/Freepik)

JAKARTA - Ketika memikirkan tentang barang pusaka keluarga, hal-hal seperti perhiasan, kain, dan buku muncul di benak kita. Tapi bagaimana dengan tanaman? Saat ini, tanaman hias tertua yang diketahui masih hidup adalah cycad Eastern Cape berusia 242 tahun yang terletak di Kew Gardens London.

Dalam kondisi yang tepat, banyak tanaman hias akan tumbuh dalam waktu yang sangat lama. Dilansir dari The Spruce, Selasa (20/4/2021), penulis dan pendiri The Houseplant Guru Lisa Eldred Steinkopf berbagi pemikirannya tentang tanaman pusaka dan varietas paling umum yang hidup paling lama.

“Tanaman pusaka (heirloom) adalah tanaman yang sangat berarti bagi Anda dan telah menjadi koleksi untuk waktu yang lama, jika tanaman diturunkan dari kakek-nenek, buyut, atau anggota keluarga lainnya, itu lebih baik namun tidak harus seperti itu,” jelas Steinkopf.

Baca Juga: 5 Tanaman Hias yang Jadi Tren di 2021 

1. Jenis tanaman hias yang bisa hidup lama

Tanaman tersebut bisa menjadi tanaman langka atau mahal, atau bisa jadi varietas umum yang tidak mahal. Intinya adalah bahwa tanaman apa pun bisa menjadi pusaka. Beberapa varietas diketahui memiliki umur panjang, berikut ulasannya.

Schlumbergera buckleyi, salah satu tumbuhan epifit yang bisa tumbuh sampai lebih dari 100 tahun. namun tanaman ini sudah dihibridasi secara ekstensif, biasanya varietas yang lebih umum ditemukan adalah Schlumbergera truncata.

Tanaman lain yang dikenal dengan umur panjangnya termasuk pakis, sansevieria, dracaena, tanaman laba-laba, kaktus, sukulen, dan tanaman ZZ.

2. Tips menjaga tanaman hias bertahun-tahun

Memulai koleksi tanaman pusaka dimulai dengan perawatan yang tepat. Steinkopf memiliki banyak tanaman pusaka dalam koleksinya yang berusia di atas 35 tahun, seperti pohon palem dan pakis warisan orang tuanya. Apa rahasianya bisa menjaga tanaman selama itu?

- Pencahayaan. Pastikan tanaman ditempatkan dalam kondisi cahaya yang tepat. Perhatikan tanda-tanda kekurangan cahaya seperti daun kekuningan dan terkulai, warna coklat di ujung daun, dan lain sebagainya.

- Sering-seringlah memeriksa hama. Cobalah untuk membasmi mereka walaupun masih ada sedikit daripada menunggu sampai seluruh tanaman tertutupi dan tidak dapat diselamatkan.

- Jangan menyiram sesuai jadwal. Kebutuhan air tanaman akan bervariasi sepanjang tahun, dan setiap tanaman memiliki preferensi air yang berbeda. Hal terbaik yang harus dilakukan adalah sering-sering memeriksa tanaman untuk melihat apakah tanaman membutuhkan air atau tidak.

- Hindari kondisi lembap. Jangan pernah membiarkan tanaman tergenang air lebih dari satu jam atau lebih. Jangan berlebihan dalam menyiram.

3. Membangun koleksi tanaman pusaka

Memulai koleksi adalah bagian yang mudah. Sebagian besar orang tua suka berbagi stek tanaman dan ini adalah cara yang bagus untuk mengumpulkan tanaman dari spesies yang sudah dewasa. Jika ada kerabat yang memiliki tanaman yang bagus, tanyakan kepada mereka dan pelajari bagaimana dan sudah berapa lama mereka merawat tanaman tersebut.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini