Sri Mulyani Ungkap 5 Biang Kerok yang Bikin Ekspor Terhambat

Rina Anggraeni, Jurnalis · Selasa 20 April 2021 12:49 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 20 320 2397698 sri-mulyani-ungkap-5-biang-kerok-yang-bikin-ekspor-terhambat-VHY4jgXuFe.jpg Sri Mulyani (Okezone)

JAKARTA - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatat ada beberapa penyebab yang membuat pelaku UMKM tanah air susah melakukan ekspor. Pasalnya, penyebabnya dari legalitas hingga pemasaran.

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengatakan ada lima penyebab ekspor terhambat. Pertama, legalitas mengenai banyak pelaku usaha yang belum mengetahui mengenai legalitas seperti memiliki NPWP hingga pengurusan sertifikat produk.

Baca juga; Ekspor RI di Maret USD18,3 Miliar, Mendag: Lebih Kokoh

Kedua, adalah akses pembiayaan. Lantaran banyak UMKM nasional yang masih sulit mengakses pembiayaan kepada lembaga keuangan atau perbankan nasional.

"Rendahnya modal dan agunan, serta tingginya suku bunga menjadi penyebab UMKM nasional berkembang," ujar Sri Mulyani dalam video virtual, Selasa (20/4/2021)

 Baca juga: Ekspor RI ke China dan AS Tinggi, Sensitif di Tengah Perang Dagang

Ketiga, adalah pendampingan UMKM yang masih kurang. Sebab, pendampingan UMKM sangat penting dalam meningkatkan tata kelola perusahaan dan meningkatkan daya saing produk.

Keempat, adalah masalah produksi. Sri Mulyani mengatakan minimnya standarisasi produk menjadi penghalang UMKM nasional menembus pasar global.

"Terjadi inkonsistensi dari produksi, dan tidak terjadi kontinuitas dari kualitas produknya," katanya.

Kelima, mengenai cara pemasaran. Menurut dia, terbatasnya informasi UMKM terhadap peluang pasar menjadi salah satu penyebab produknya sulit menembus pasar global. Selain itu, minimnya infrastruktur logistik juga membuat daya saing produk UMKM nasional rendah.

"Pemerintah terus membangun nasional logistik sehingga daya saing dan biaya distribusi bisa menurun," tandasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini