Lapor ke Jokowi, Kadin Sebut 17.387 Perusahaan Daftar Vaksin Gotong Royong

Hafid Fuad, Jurnalis · Selasa 20 April 2021 13:33 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 20 320 2397734 lapor-ke-jokowi-kadin-sebut-17-387-perusahaan-daftar-vaksin-gotong-royong-Q3cD26M9ro.jpg Upate Program Vaksin Mandiri. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA- Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Rosan P Roeslani melaporkan ke Presiden Joko Widodo update pendataan program Vaksinasi Gotong Royong yang dibuka sejak 28 Januari 2021 hingga 10 April 2021.

"Di mana tercatat sebanyak 17.387 Perusahaan telah mendaftar dengan 8,6 juta orang sasaran vaksinasi," ujar Rosan di Jakarta (20/4/2021).

Dia mengatakan, vaksin yang akan digunakan adalah Sinopharm dan Sputnik. Sementara pelaksanaan vaksinasinya diharapkan akan dilakukan pada minggu ketiga Mei 2021.

Baca Juga: Pesanan Vaksin Mandiri Segera Tiba di Indonesia

Dalam pertemuannya lanjut dia, Presiden juga menyampaikan harapannya agar vaksinansi dapat segera dilakukan sehingga meningkatkan kepercayaan bagi para pekerja dan rasa aman sehingga diharapkan produktivitas dapat kembali normal.

Dia juga melaporkan rencana penyelenggaraan Musyawarah Nasional (Munas) Kadin VIII.

“Presiden mengatakan akan hadir secara langsung pada MUNAS VIII yang akan diselenggarakan secara hybrid. Beliau menyarankan untuk dilaksanakan pada minggu pertama Juni 2021 di Bali, di tempat yang terbuka," ungkap Rosan.

Baca Juga: Pasok Vaksin Covid-19, Sri Mulyani Minta Dukungan IMF dan World Bank

Dipilihnya Bali sebagai tempat pelaksanaan Munas dinilai sebagai bentuk dukungan untuk bangkitnya perekonomian Bali yang sektor pariwisatanya terdampak signifikan selama pandemi.

Caketum terpilih diharapkan dapat memperkuat fungsi dan peranan Kadin sebagai mitra Pemerintah dan dapat membantu memperkuat perekonomian Indonesia.

“Presiden juga menyampaikan dalam pemilihan Caketum, Pemerintah dalam posisi netral. Beliau berharap agar kompetisi dapat berjalan secara sehat dan akan mendukung siapapun Ketua Umum yang terpilih nantinya dan siapapun yang menang harus saling merangkul kembali," ungkapnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini