Usaha Teh Kemasan di Bulan Ramadhan, Berikut Untung hingga Cara Jualnya

Fariza Rizky Ananda, Jurnalis · Rabu 21 April 2021 05:24 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 20 455 2397682 usaha-teh-kemasan-di-bulan-ramadhan-berikut-untung-hingga-cara-jualnya-m77hAcffrZ.jpg Tips Usaha Teh Kemasan saat Ramadhan. (Foto: Okezone.com/Shutterstock)

Biaya produksi satu bulan

Daun teh (0,35 kg x Rp50.000/kg x 26 hari) = Rp455.000

Air matang (17,5 L x Rp500/L x 26 hari) = Rp227.500

Gula merah atau gula batu (2,45 kg x Rp12.000/kg x 26 hari) = Rp764.400

Es batu (3,5 plastik x Rp3.000/plastik x 26 hari) Rp273.000

Gelas cup, sedotan, plastik sealer (70 buah x Rp1.125/buah x 26 hari = Rp2.047.500

Biaya tenaga kerja (1org x Rp25.000/hari x 26 hari = Rp650.000

Biaya listrik (Rp1.000/hari x 26 hari) = Rp26.000

Total biaya produksi per bulan = Rp4.443.400

Harga pokok (per cup) = Total biaya produksi sebulan : Jumlah produksi sebulan

= Rp4.443.400 : 1820 = Rp2.441

Harga jual = Harga pokok + (%keuntungan x harga pokok)

= Rp2.441 + (25% x Rp2.441)

= Rp2.441 +Rp610

= Rp3.051 atau Rp3.000

Pendapatan kotor per bulan = Jumlah produksi sebulan x Harga jual

= 1.820 cup x Rp3.000/cup

= Rp5.460.000

Keuntungan kotor per bulan = Total pendapatan kotor - Total biaya produksi

= Rp5.460.000 - Rp4.443.400

= Rp1.016.600

Catatan: Keuntungan kotor belum termasuk biaya penyusutan Investasi alat. Keuntungan yang diperoleh hanya dari satu outlet, Jika ingin menambah keuntungan tinggal menambah outlet baru di lingkungan yang strategis.

(fbn)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini