Harga Emas Rebound Usai Imbal Hasil Obligasi AS Menurun

Rabu 21 April 2021 08:40 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 21 320 2398184 harga-emas-rebound-usai-imbal-hasil-obligasi-as-menurun-WYfoqLaTgY.jpg Harga Emas Naik. (Foto: Okezone.com/Freepik)

CHICAGO - Harga emas naik pada akhir perdagangan Selasa (Rabu pagi WIB), berbalik menguat dari kerugian sehari sebelumnya. Harga emas naik karena penurunan imbal hasil obligasi AS, sehingga mengangkat daya tarik logam mulia yang tidak memberikan imbal hasil.

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Juni di divisi Comex New York Exchange naik USD7,8 atau 0,44% menjadi USD1.778,40 per ounce. Sehari sebelumnya, Senin (19/4/2021), emas berjangka terpangkas USD9,6 atau 0,54% menjadi USD1.770,60.

Emas berjangka melonjak USD13,4 atau 0,76% menjadi USD1.780,20 pada Jumat setelah melambung USD30,5 atau 1,76% menjadi USD1.766,80 pada Kamis (15/4/2021), dan merosot USD11,3 atau 0,65% menjadi USD1.736,30 pada Rabu (14/4/2021).

Baca Juga: Harga Emas Antam Turun Rp6.000, Berikut Rinciannya

"Momentum kenaikan emas baru-baru ini telah didorong oleh fakta bahwa obligasi ditawar dengan baik dan dolar AS berada di bawah tekanan," kata Kepala Perdagangan Logam Mulia BMO,Tai Wong, dikutip dari Antara, Rabu (21/4/2021).

Imbal hasil obligasi pemerintah AS melemah, sementara indeks dolar AS yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama lainnya naik 0,2% tetapi mencapai level terendah dalam sekitar tujuh minggu di awal sesi.

Baca Juga: Harga Emas Turun 0,54% Jadi USD1.770/USD

“Emas kemungkinan akan bertahan di kisaran baru USD1.760-USD1.810 sampai kita mendapatkan pendorong pasar yang jelas. Kami mungkin perlu menunggu FOMC (Komite Pasar Terbuka Federal) dan melihat apakah ada perubahan nada serta bagaimana putaran lelang obligasi berikutnya, tetapi secara keseluruhan obligasi terasa diminati," kata Wong.

FOMC yang mengatur suku bunga bank sentral AS akan mengadakan pertemuan kebijakan berikutnya pada 27-28 April.

Emas dianggap sebagai lindung nilai terhadap inflasi mengingat stimulus yang belum pernah terjadi sebelumnya yang diberikan oleh bank sentral, telah bergumul dengan imbal hasil karena imbal hasil yang lebih tinggi diterjemahkan ke dalam peluang kerugian yang lebih tinggi memegang emas tanpa yang tidak memberikan suku bunga.

Logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Mei naik 0,3 sen atau 0,01% menjadi USD25,84 per ounce. Platinum untuk pengiriman Juli turun USD10,2 atau 0,85% menjadi USD1.196,3 per ounce.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini