Pergi ke Luar Kota saat Mudik Dilarang, Wajib Punya Surat 'Sakti' Ini

Giri Hartomo, Jurnalis · Rabu 21 April 2021 09:35 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 21 320 2398209 pergi-ke-luar-kota-saat-mudik-dilarang-wajib-punya-surat-sakti-ini-oQpKy8Sq3g.jpg Mudik Dilarang. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Pemerintah mengeluarkan larangan mudik Lebaran pada periode 6-17 Mei 2021. Larangan mudik diikuti dengan kebijakan pelarangan transportasi untuk beroperasi.

Namun, ada beberapa kendaraan dan kelompok masyarakat yang diperbolehkan untuk berpergian ke luar kota pada periode 6-17 Mei 2021. Salah satu yang diperbolehkan adalah kelompok kendaraan logistik.

Kemudian perjalanan dinas yang mendesak dan bukan untuk alasan mudik. Beberapa alasan yang diperbolehkan seperti misalnya perjalanan dinas, kunjungan keluarga sakit, kunjungan keluarga duka anggota keluarga yang meninggal, ibu hamil dengan didampingi satu orang keluarga dan terakhir untuk kerpeluan persalinan dengan orang yang mendampingi maksimal 2 orang.

Baca Juga: Mudik Dilarang, Pengusaha Otobus: Banyak yang Rela Didenda demi Bisa Jalan

Namun, ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi orang kelompok masyarakat tersebut. Salah satunya perlu untuk membuat Surat Izin Keluar Masuk (SIKM).

Mengutip dari postingan Instagram Kementerian Perhubungan di akun @Kemenhub151 Rabu (21/3/2021), bagi yang ingin berpergian wajib memiliki print out surat perjalanan atau SIKM. Nantinya SIKM ini harus disertai dengan identitas pribadi dan tanda tangan dari atasan.

Untuk pegawai pemerintahan baik itu Aparatur Sipil Negara (ASN), TNI, Polri, dan pegawai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) maupun Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) harus disertai dengan tanda tangan pimpinan minimal setingkat esellon II. Sedangkan untuk pegawai swasta harus ditanda tangani oleh pemimpin perusahaan dan masyarakat umum cukup tanda tangan Kepala Desa atau Lurah.

Baca Juga: Mudik Dilarang, Kemenhub Awasi Ketat Travel Gelap

SIKM ini berlaku kepada individu untuk satu kali perjalanan pulang-pergi dan wajib dimiliki oleh pelaku perjalanan dewasa dengan usia minimal 17 tahun. Sementara itu, aturan perjalanan orang dalam negeri maupun internasional tetap berlaku selama bulan ramdhan dan idul fitri.

Seperti misalnya adalah dengan melampirkan syarat surat kesehatan bebas covid yang melalui tes PCR Swab Test, Antigen maupun GeNose. Hal ini tertuang dalam Surat Edaran (SE) Satgas Covid-19 nomor 12 tahun 2021 dan SE Satgas Covid-19 nomor 8 tahun 2021.

Nantinya pemerintah dan petugas di lapangan akan melakikan pemeriksaan SIKM dan Surat Kesehatan kepada para penumpang. Pemeriksaan akan dilakukan di pintu kedatangan atau pos kontrol rest area maupun perbatasan kota besar. 
Pemerintah juga akan melakukan penyekatan di beberapa titik. Nantinya penyekatan di daerah aglomerasi di beberapa titik jalan tol maupun non tol akan dilakukan oleh pihak kepolisian hingga anggota TNI/Polri

Nantinya pemerintah dan petugas di lapangan akan melakikan pemeriksaan SIKM dan Surat Kesehatan kepada para penumpang. Pemeriksaan akan dilakukan di pintu kedatangan atau pos kontrol rest area maupun perbatasan kota besar. 

Pemerintah juga akan melakukan penyekatan di beberapa titik. Nantinya penyekatan di daerah aglomerasi di beberapa titik jalan tol maupun non tol akan dilakukan oleh pihak kepolisian hingga anggota TNI/Polri

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini