8 Tips Sukses Jadi Bos yang Disenangi Karyawan

Fariza Rizky Ananda, Jurnalis · Sabtu 24 April 2021 21:13 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 23 455 2399869 8-tips-sukses-jadi-bos-yang-disenangi-karyawan-UMT8PKmYFT.jpg CEO (Shutterstock)

JAKARTA - Manajer yang efektif memperhatikan banyak aspek manajemen, kepemimpinan, dan pembelajaran dalam perusahaannya. Sebenarnya sulit untuk mengukur bagaimana langkah sukses dalam sebuah manajerial yang baik.

Hanya saja, ada 8 keterampilan berikut yang tanpanya manajer tidak bisa dikatakan sukses. Ini adalah keterampilan kunci dan kritis yang akan membantu manajer memimpin tim dan mendorong karyawan untuk bisa menghargainya. Berikut ulasannya, dilansir dari The Balance, Sabtu (24/4/2021).

 Baca juga: Pekerja Sudah Beradaptasi Kerja di Rumah Selama Pandemi Covid-19

1. Manajer yang Baik Tahu Apa yang Dibutuhkan dan Tidak Dibutuhkan Karyawan

Manajer yang baik memahami bahwa mereka adalah faktor apakah karyawan termotivasi dalam bekerja. Mereka tahu apa saja yang dibutuhkan karyawan untuk bekerja secara efektif, tetap produktif, menyenangkan pelanggan, dan berkontribusi pada perusahaan secara harmonis

Manajer yang buruk sering disebut sebagai alasan utama mengapa karyawan berhenti dari pekerjaannya. Bantulah karyawan merasa dihargai, dikenali, dan berterima kasih juga merupakan kunci untuk bekerja secara efektif sebagai manajer.

2. Membangun Hubungan Interpersonal yang Efektif dan Responsif

Anggota staf, kolega, dan manajer senior menghormati kepedulian, kolaborasi, rasa hormat, kepercayaan, dan perhatian. Mereka bergantung pada seorang manajer yang memperlakukan rekan kerja dengan bermartabat dan hormat.

 Baca juga: OJK Buka Lowongan Kerja, Cari Direktur hingga Staf

3. Berkomunikasi secara Efektif

Manajer yang efektif adalah seseorang yang berkomunikasi secara efektif baik komunikasi secara langsung, telepon, chat, atau email. Mendengarkan dan komunikasi dua arah mencirikan interaksi dengan orang lain. Manajer juga harus terbuka untuk menerima umpan balik dari kolega dan staf. Hindari respons defensif dan janji-janji palsu untuk mengubah perilaku.

4. Membangun Tim

Membangun tim memungkinkan staf lain untuk berkolaborasi secara lebih efektif satu sama lain. Mereka bisa merasa lebih efektif, kreatif, dan produktif di hadapan orang yang mereka hargai. Bersedia untuk duduk bersama dan menyelesaikan masalah ketika kerja atau tugas tim tidak sesuai target. Beri tahu karyawan secara langsung dan terus terang jika mereka menghalangi kemajuan tim.

5. Memahami Aspek Keuangan Bisnis

Manajer yang berhasil memahami aspek keuangan bisnis dan menetapkan tujuan serta mendokumentasikan kemajuan dan kesuksesan staf, memungkinkan tim merasakan kemajuan dan kepercayaan bahwa mereka mencapai tujuan dan melebihi harapan. Orang ingin tahu bagaimana kinerja mereka terhadap ekspektasi di tempat kerja.

6. Menciptakan Lingkungan Positif

 

Ciptakan lingkungan di mana orang merasakan semangat dan pengakuan positif agar karyawan termotivasi untuk bekerja keras demi kesuksesan bisnis. Memahami bahwa manajer adalah salah satu faktor terpenting yang membuat karyawan senang di tempat kerja. Interaksi manajer dengan karyawan menentukan suasana tempat kerja setiap hari. Pastikan manajer berinteraksi dengan setiap karyawan secara teratur.

7. Memimpin dengan Teladan

Memimpin dengan memberi contoh dan tentukan produktivitas melalui ekspektasi dan perilaku manajer. Berikan pengakuan ketika orang lain melakukan hal yang sama. Karyawan tahu bahwa manajer adalah orang yang bisa dijadikan panutan karena dia mengatakan dan melakukan hal yang sama. Manajer menjalankan apa yang mereka bicarakan sehingga karyawan dapat mempercayainya.

8. Peduli dengan Pengembangan Karier Karyawan

 

Bantu karyawan untuk mengembangkan keterampilan dan kemampuan mereka melalui pelatihan dan pembelajaran di tempat kerja. Manajer yang sukses membawa career path kepada karyawan agar terus tumbuh dan berkembang. Jadikan karier karyawan dan pengembangan pribadi sebagai prioritas di tempat kerja.

Karyawan merasa seolah-olah manajer mereka peduli dengan karier dan kemajuan mereka. Ini adalah salah satu faktor terpenting yang dibutuhkan karyawan dari pekerjaan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini