Petani Lihat Peluang! Industri Cokelat RI Bakal Meroket 3-5 Tahun Lagi

Rina Anggraeni, Jurnalis · Sabtu 24 April 2021 13:10 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 24 455 2400033 petani-lihat-peluang-industri-cokelat-ri-bakal-meroket-3-5-tahun-lagi-MirpYJ74oa.jpg Kakao (Reuters)

JAKARTA - Kementerian Pertanian (Kementan) mendorong pengembangan industri cokelat nasional untuk memenuhi kebutuhan ekspor. Apalagi, Indonesia adalah negara besar berbasis agraris yang memiliki sektor perkebunan cokelat berkualitas.

Kepala Biro Humas dan Informasi Publik Kementan, Kuntoro Boga Andri mengatakan bahwa komoditas cokelat adalah komoditas industri yang saat ini terus menunjukan perkembangan dan prospektif.

 Baca juga: Biji Cokelat Aroma Madu RI Jadi Buruan di Prancis

"Saya melihat dalam 3-5 tahun yang akan datang, industri cokelat kita akan makin meningkat. Apalagi cokelat sangat bagus untuk kesehatan dan trend gaya hidup. Mudah-mudahan teman petani semua bisa melihat peluang ini dan menjadikanya sebagai inspirasi untuk mendapatkan nilai tambahnya," ujar Kuntoro di Jakarta, Sabtu (24/4/2021)

Kuntoro mengatakan, cokelat adalah komoditas strategis yang bisa membangkitkan ekonomi nasional melalui peluang ekspor dan industri olahan pangan dalam negeri.

 Baca juga: Harga Cokelat Alami Peningkatan

"Saya kira acara talk show ini memilih tema yang strategis. Jadi bukan hanya kopi dan rempah saja yang jadi andalan Indonesia saat ini, cokelat nasional kita juga sangat luar biasa," katanya.

Dalam kesempatan yang sama, Penyanyi senior Ita Purnamasari yang juga pengusaha IP Chocolate mengatakan bahwa saat ini bisnis cokelat nasional terus mengalami perkembangan yang baik, terutama setelah meningkatnya tren olahan cokelat di dunia.

"Menurut saya bisnis cokelat itu sangat menjanjikan. Hal ini terbukti karena cokelat saya banyak yang suka, baik dari temen-temen fans maupun masyarakat di berbagai negara," katanya.

Mengenai hal ini, Ita mendukung upaya petani dan pemerintah yang tengah berjuang mengembangkan industri cokelat di Indonesia, terutama dalam memenuhi kebutuhan ekspor.

"Terimakasih kepada petani dan pemerintah yang terus berusaha mengembangkan industri cokelat nasional," tutupnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini