5 Miliarder Termuda Jepang, 43 Tahun Duitnya Rp31,9 Triliun

Fadel Prayoga, Jurnalis · Senin 26 April 2021 06:56 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 25 455 2400342 5-miliarder-termuda-jepang-43-tahun-duitnya-rp31-9-triliun-HU1yQMgliy.png Shintaro Yamada Miliarder Termuda Jepang. (Foto: Okezone.com/Forbes)

JAKARTA - Meraih sukses di usia muda tentu menjadi impian setiap insan di dunia. Karena dengan begitu mereka bisa menikmati uang yang direngkuh dari kesuksesan di tengah badan yang masih bugar.

Salah satu contohnya seperti lima orang miliarder asal Jepang yang hartanya mencapai triliunan di bawah umur 50 tahun. Berikut daftar orang terkaya termuda asal Jepang yang dilansir dari Forbes, Senin (26/4/2021):

1. Shintaro Yamada (43 tahun): USD2,2 miliar atau setara Rp31,9 triliun

Shintaro Yamada mendirikan pasar barang bekas online, Mercari, pada tahun 2013 dan merupakan CEO perusahaan.

Yamada meluncurkan pasar online yang berfokus pada pengguna ponsel cerdas. Itu telah mencapai status unicorn pada tahun 2016.

Saham perusahaan yang turun secara substansial karena meningkatnya kerugian setelah IPO 2018, naik pada tahun 2020 karena ledakan pembelian online selama pandemi.

Baca Juga: 3 Wanita Terkaya di Jepang, Paling Kaya dari Warisan sang Suami

Perusahaan memberi setiap karyawan hibah sebesar USD550 untuk menutupi biaya bekerja dari rumah selama pandemi virus corona.

2. Yusaku Maezawa (45 tahun): USD1,9 miliar atau setara Rp27,5 triliun

Yusaku Maezawa mendirikan mal mode online terbesar di Jepang, Zozotown, pada Mei 1998. Perusahaan induknya, Zozo, terdaftar di Bursa Efek Tokyo.

Pada September 2019, Maezawa mengumumkan pengunduran dirinya sebagai CEO dan menjual sebagian besar sahamnya ke Yahoo Jepang dalam kesepakatan senilai lebih dari USD2,3 miliar.

Baca Juga: 5 Orang Kaya Baru Jepang, dari Pengusaha Kontrak Digital hingga Bisnis Medis Online

Maezawa mulai menjual CD dan rekaman band favoritnya melalui pos dari rumahnya. Dia mengoleksi seni modern dan berencana membangun museum untuk dipajang di Chiba, timur Tokyo.

Pada tahun 2018, CEO SpaceX Elon Musk mengumumkan bahwa pada tahun 2023 perusahaannya akan mengirim Maezawa ke bulan sebagai pelanggan pribadi pertamanya.

3. Taichiro Motoe (45 tahun): USD1,2 miliar atau setara Rp17,4 triliun

Karena semakin banyak perusahaan Jepang pindah untuk mengganti dokumen kertas stempel tradisional dengan kontrak digital, membuat perusahaan milik Taichiro Motoe, Bengo4.com, naik 65% dalam satu tahun terakhir.

Berdasarkan saham mayoritasnya di perusahaan yang dia dirikan 15 tahun lalu, kekayaan bersih Motoe mencapai USD1,2 miliar atau setara Rp17,4 triliun.

4. Susumu Fujita (47 tahun): USD1,8 miliar atau setara Rp26 triliun

Susumu Fujita mendirikan situs web dan blog online serta platform TV CyberAgent pada tahun 1998. Dia memiliki saham minoritas di perusahaan yang terdaftar di Tokyo. Perusahaan juga memiliki biro iklan internet dan telepon seluler.

5. Takanori Nakamura (48 tahun): USD1,26 miliar atau setara Rp18 triliun

Takanori Nakamura adalah founder dan CEO perusahaan perangkat lunak cloud Rakus, yang menawarkan solusi berbasis cloud untuk usaha kecil dan menengah. Rakus didirikan pada tahun 2000 dan IPO pada 2015.

Produk andalan Rakus adalah perangkat lunak manajemen biaya, Rakuraku Seisan. Nakamura memiliki ambisi untuk menjadikan Rakus sebagai salah satu dari 100 perusahaan teratas yang terdaftar di Jepang pada tahun 2030 dalam hal kapitalisasi pasar.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini