Punya Duit Rp68 Triliun, CEO Spotify Daniel Ek Berniat Beli Arsenal

Fadel Prayoga, Jurnalis · Senin 26 April 2021 10:37 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 26 455 2400758 punya-duit-rp68-triliun-ceo-spotify-daniel-ek-berniat-beli-arsenal-y8Ii5yajRv.jpg CEO Spotify (Foto: Forbes)

JAKARTA - CEO dan salah satu pendiri layanan streaming musik Spotify Daniel Ek berniat untuk membeli klub sepak bola asal Inggris, Arsenal. Niatnya itu dinyatakan oleh miliarder asal Swedia tersebut pada Jumat 23 April 2021 lalu melalu akun Twitternya.

“Sebagai seorang anak yang tumbuh besar, saya telah mendukung Arsenal selama yang saya bisa ingat. Jika KSE (Kroenke Sports & Entertainment) ingin menjual Arsenal, saya akan dengan senang hati melepaskan topi saya di atas ring,” tulis Ek di Twitter sebagaimana dilansir dari Forbes, Senin (26/4/2021).

Mayoritas kekayaan Ek berasal dari 9% sahamnya di Spotify, yang dia bantu temukan pada tahun 2006. Dia pertama kali menjadi miliarder pada tahun 2019, setahun setelah menjadikan perusahaannya publik.

Baca Juga: Thierry Henry Anggap Arsenal Dijalankan seperti Perusahaan 

Berdasarkan perhitungan Forbes, Ek sekarang memiliki kekayaan bersih USD4,7 miliar atau setara Rp68 triliun (mengacu kurs Rp14.537 per USD). Sementara, Spotify sendiri bernilai USD54 miliar atau setara 784 triliun.

Salah satu tim top Inggris, Arsenal dimiliki oleh Stanley Kroenke, yang membangun kekayaan dalam real estat sebagian besar di antaranya adalah pusat perbelanjaan di dekat toko Walmart, dan hartanya USD8,2 miliar, menurut Forbes.

Kroenke mengawasi kerajaan olahraga yang mencakup banyak tim Amerika seperti Los Angeles Rams dan Denver Nuggets. Dia awalnya menjadi pemilik tunggal Arsenal pada 2019 setelah mengakuisisi saham mayoritas dan berulang kali mengatakan bahwa dia tidak ingin menjual.

Arsenal adalah tim sepak bola paling berharga kedelapan di planet ini, senilai USD2,8 miliar, menurut perhitungan Forbes. Akankah Ek menghabiskan 60% dari kekayaannya untuk membeli tim?

Namun, jika Ek secara teoritis membeli Arsenal, kemungkinan dia harus melakukannya dengan mitra karena klub akan memperoleh persentase besar dari total kekayaan bersihnya.

"Kami tidak memiliki komentar tentang ini selain tweet Daniel," kata juru bicara Spotify saat dihubungi oleh Forbes.

Arsenal mengalami tahun yang sulit, bagaimanapun, duduk di urutan ke-9 di Liga Premier Inggris. Setelah 12 tim terbesar Eropa termasuk Arsenal mengumumkan hari Minggu lalu bahwa mereka akan ambil bagian dalam Liga Super Eropa yang baru, dunia sepak bola bangkit memberontak.

Semuanya runtuh pada hari Rabu, karena kompetisi tersebut dikecam oleh penggemar, tim lain, liga nasional, dan bahkan politisi. Delapan dari 12 klub asli telah mengundurkan diri dari Liga Super.

Baru-baru fans ini turun ke jalan, mengecam pemilik tim karena keterlibatan mereka dalam kompetisi dan menuduh mereka menghabiskan uang mereka sendiri.

Beberapa pemilik tim Amerika mendapat kecaman, termasuk Kroenke: #KroenkeOut menjadi tren di Twitter dan penggemar terus melakukan protes di luar stadion Arsenal.

Kroenke dan putranya Josh yang membantu menjalankan Arsenal telah secara terbuka meminta maaf kepada para penggemar atas bencana Liga Super, tetapi menegaskan kembali bahwa mereka tidak berniat menjual tim.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini