Kunci Sukses Nabi Muhammad SAW Berdagang Ada di Personal Branding yang Kuat

Fariza Rizky Ananda, Jurnalis · Rabu 28 April 2021 03:31 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 26 455 2400796 kunci-sukses-nabi-muhammad-saw-berdagang-ada-di-personal-branding-yang-kuat-B6VCE8bGi5.jpg Al-Quran (Foto: Ilustrasi Freepik)

Rumor lainnya yaitu Nabi Muhammad adalah seorang penyihir. Isu tersebut ditentang lagi oleh yang lain karena Nabi Muhammad tidak pernah meniup buhul-buhul sebagaimana yang dilakukan para penyihir pada waktu itu. Masyarakat tidak akan selamanya bisa dibodohi, hal tersebut menunjukkan betapa kuatnya brand Nabi Muhammad di mata masyarakat sehingga tidak ada seorang pun bisa mengubah kekuatan brandingnya.

Pada usianya yang menginjak 25 tahun, Nabi Muhammad telah banyak melakukan perjalanan dagang dan sebagian besarnya dengan membawa nama Khadijah, seorang pengusaha yang cukup disegani pada waktu itu. Setelah beberapa kali melakukan transaksi dagang dengan Nabi Muhammad, akhirnya Khadijah tertarik dengan kepribadiannya, dan kemudian mereka pun menikah.

Sebelumnya Nabi Muhammad kerap kali berdagang dengan menggunakan modal yang diberikan oleh orang-orang kaya dan anak-anak yatim yang tidak mampu menjalankan usahanya sendiri. Dengan bermodalkan kepercayaan, sikap jujur, dan integritasnya, Nabi Muhammad telah mencetak personal branding yang kuat sebagai pengusaha yang profesional dan jujur.

Selain orang-orang yang menginvestasikan harta mereka, banyak juga orang yang mempunyai uang lebih, kemudian menitipkannya pada Nabi Muhammad dan diambil lagi ketika pemilik uang tersebut membutuhkannya.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini