Kejujuran Jadi Landasan Bisnis Nabi Muhammad SAW

Fariza Rizky Ananda, Jurnalis · Sabtu 01 Mei 2021 03:32 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 27 455 2401425 kejujuran-jadi-landasan-bisnis-nabi-muhammad-saw-SVeeI2P6em.jpg Al-Quran (Foto: Ilustrasi Freepik)

JAKARTA – Saat ini, pelanggan atau konsumen tidak hanya membutuhkan pelayanan atau kualitas produk yang tinggi, tapi juga sebuah nilai tambah secara emosional yang sangat berharga dibanding nilai produk atau jasa itu sendiri.

Pengadaan nilai tambah (added value) dan pengalaman berbelanja (experiential marketing) menjadi solusi untuk mempertahankan loyalitas dan kepercayaan konsumen. Strategi marketing juga perlu menargetkan sisi psikologis konsumen. Semua itu dilakukan oleh Nabi Muhammad ketika berdagang di abad ketujuh masehi yang lalu.

Baca Juga: Prinsip-Prinsip Berdagang yang Baik Sesuai Petunjuk Nabi Muhammad SAW

Dikutip dari buku Strategi Andal dan Jitu Praktik Bisnis Nabi Muhammad karya Thorik Gunara dan Utus Hardiono Sudibyo, Sabtu (1/5/2021), Nabi Muhammad telah memikirkan nilai tambah emosional konsumen jauh sebelum produk benar-benar canggih dan berkualitas tinggi. Beliau menyadari bahwa marketing yang sesungguhnya bukan sebatas produk atau pelayanan saja, tapi lebih pada muatan emosi yang terkandung.

Baca Juga: Kunci Sukses Promosi Ala Nabi Muhammad SAW, Menghindari Sumpah Berlebihan

Sifat jujur adalah inti dari nilai tambah dan pengalaman yang bisa ditawarkan kepada konsumen. Sebaik apapun nilai yang ditawarkan, jika pengusaha tidak bersikap jujur semuanya akan menjadi sia-sia. Sikap jujur menjadi dasar kegiatan dan ucapan Nabi Muhammad, secara otomatis membuahkan kepercayaan jangka panjang baik dalam hal bisnis maupun kesehariannya.

Sebelum memulai karier menjadi pengusaha, Nabi Muhammad telah lama dikenal sebagai orang yang dapat dipercaya oleh semua orang. Setelah beliau terjun ke dunia perniagaan, sikap tersebut juga tidak berkurang sedikit pun.

Seorang pegawai yang jujur akan mendapat nilai lebih dari atasannya. Seorang pengusaha yang jujur akan mendapatkan kepercayaan dari para pelanggannya. Sikap jujur adalah kunci utama dari kepercayaan pelanggan, karena kepercayaan bukan sesuatu yang diciptakan tetapi sesuatu yang dilahirkan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini