Anjuran Nabi Muhammad SAW Ikhlas Ketika Berbisnis, Uang Bukan Patokan Kesuksesan

Fariza Rizky Ananda, Jurnalis · Minggu 02 Mei 2021 03:36 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 27 455 2401428 anjuran-nabi-muhammad-saw-ikhlas-ketika-berbisnis-uang-bukan-patokan-kesuksesan-UE15jZ5XMs.jpg Al-Quran (Foto: Ilustrasi Freepik)

Nabi Muhammad yang pada akhirnya menjadi penguasa jazirah Arab sesungguhnya memiliki kekayaan yang berlimpah. Namun dengan sikap ikhlasnya, dia lebih memilih sikap bersahaja untuk mendapatkan ketenangan batin. Sebuah hal yang sampai kapan pun tidak akan dapat dinilai dengan uang.

Namun perlu ditekankan bahwa dalam hal ini, sikap ikhlas bukan berarti menerima dengan apa adanya dengan sikap tidak mau berusaha, tidak mau bersusah payah atau tidak bersungguh-sungguh.

Ikhlas berarti mampu membaca kemampuan diri sendiri jauh lebih baik daripada mengukur kemampuan orang lain, baik relasi maupun kompetitor. Sikap ini akan menjaga seorang individu atau pengusaha terlalu mengumbar janji yang berlebihan, karena dia akan dapat mengukur kemampuan diri sebelum melakukan sesuatu.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini