Hadapi Covid-19, Keluar dari Zona Nyaman Jadi Kunci UMKM Naik Kelas

Fadel Prayoga, Jurnalis · Kamis 29 April 2021 12:22 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 29 455 2402729 hadapi-covid-19-keluar-dari-zona-nyaman-jadi-kunci-umkm-naik-kelas-9Wecmp2z63.jpg Pemilik Madu Dzikria (Dok: DPMPTSP DKI Jakarta)

JAKARTA - Tantangan terberat yang dihadapi pelaku UMKM adalah persaingan yang luar biasa dan pasar yang mengerucut. Kini, di saat krisis ekonomi akibat adanya pandemi Covid-19, maka mereka harus keluar dari zona nyaman agar mampu bersaing dengan pasar domestik lainnya.

Pemilik usaha Madu Dzikriya, Orba mengatakan para pedagang harus bisa beradaptasi dengan kondisi sekarang. Sebab bila tetap menggunakan cara berjualan dengan sistem yang lama akan tergerus oleh perkembangan zaman.

 Baca juga: Strategi Memulai Usaha Kuliner Rumahan

"Oleh karenanya kita harus cerdas melihat pasar. Keluar dari zona nyaman merupakan kunci keberhasilan menuju UMKM naik kelas," kata Orba saat melakukan diskusi di Channel Youtube Layanan Jakarta, Kamis (29/4/2021).

Dia menjelaskan, dirinya memilih bisnis di sektor penjualan madu karena melihat sebuah potensi usaha yang menjanjikan.

 Baca juga: Kunci Sukses Nabi Muhammad SAW Berdagang Ada di Personal Branding yang Kuat

"Usaha ini kita tekuni dari 2013. Sebetulnya jauh sebelum itu kakek saya juga pedagang madu. Yang melatarbelakangi kita, simpel. Siapa yang enggak suka madu? Mulai dari anak kecil hingga dewasa semua suka madu," ujarnya.

Selain itu, madu telah terbukti secara ilmiah memiliki beragam manfaat untuk kesehatan yang juga terdapat di dalam Alquran dan sesuai dengan sunnah Nabi Muhammad SAW.

"Ini membuat saya mempelajari berbagai hal tentang madu serta pengobatan-pengobatan yang bisa didapatkan dari madu," ujarnya.

Dia mengaku memiliki trik tersendiri dalam memasarkan produknya tersebut. Salah satunya dengan cara menggandeng ulama.

"Kita berikan infaq dari madu ini diberikan 10 persen kepada yayasan Syekh Ali Jaber. Sekarang kita sudah punya 100 agen dan masing-masing agen itu memiliki 20 sampai 30 reseller," kata dia.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini