IHSG Turun 0,35% dalam Sepekan

Tim Okezone, Jurnalis · Sabtu 01 Mei 2021 13:20 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 01 278 2403934 ihsg-turun-0-35-dalam-sepekan-U3hbUNsjui.jpg Indeks Harga Saham Gabungan (Ilustrasi: Shutterstock)

JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) selama periode 26-30 April 2021 mengalami penurunan sebesar 0,35%. IHSG berada pada level 5.995,616 dari 6.016,864 pada pekan sebelumnya.

Dalam keterangan BEI, Sabtu (1/5/2021), kapitalisasi pasar bursa pada pekan ini juga mengalami perubahan sebesar 0,35%. Kapitalisasi pasar bursa menjadi Rp7.096,123 triliun dari Rp7.121,391 triliun pada pekan yang lalu.

Baca Juga: MNC Sekuritas: Pergerakan IHSG Dipengaruhi Sentimen Global

Rata-rata volume transaksi harian Bursa turut mengalami perubahan 0,70% menjadi 14,662 miliar saham dari 14,765 miliar saham pada pekan sebelumnya. Data investor asing pada hari ini mencatatkan nilai jual bersih sebesar Rp186,27 miliar, sedangkan sepanjang tahun 2021 investor asing mencatatkan beli bersih sebesar Rp8,319 triliun.

Adapun rata-rata nilai transaksi harian mengalami peningkatan tertinggi yaitu sebesar 13,16% menjadi Rp9,796 triliun dari Rp8,657 triliun pada pekan lalu. Kemudian peningkatan selanjutnya sebesar 0,87% terjadi pada rata-rata frekuensi transaksi harian selama sepekan menjadi 905.671 kali transaksi dari 897.876 kali transaksi pada pekan sebelumnya.

Baca Juga: Dear Investor, Ini Ramalan IHSG pada Perdagangan Awal Mei

Dua obligasi resmi dicatatkan di PT Bursa Efek Indonesia (BEI) pada pekan ini, pada Rabu (28/4) PT Bussan Auto Finance menerbitkan Obligasi Berkelanjutan I Bussan Auto Finance Tahap II Tahun 2021 dengan nilai nominal sebesar Rp1.225.000.000.000,00,-. PT Fitch Ratings Indonesia (Fitch) memberikan peringkat AAAidn (Triple A) untuk obligasi ini. PT Bank Mandiri (Persero) Tbk menjadi Wali Amanat dalam emisi ini. Selanjutnya pada Kamis (29/4) PT Bank Mandiri Taspen turut menerbitkan Obligasi Berkelanjutan I Bank Mandiri Taspen Tahap II Tahun 2021 yang resmi dicatatkan di BEI dengan nilai nominal sebesar Rp2.000.000.000.000,00,-. Hasil pemeringkatan dari Fitch untuk Obligasi ini ialah AAidn (Double A). PT Bank Permata Tbk bertindak sebagai Wali Amanat dalam emisi ini.

Total emisi Obligasi dan Sukuk yang telah tercatat sepanjang tahun 2021 adalah 28 emisi dari 22 Emiten senilai Rp32,93 triliun. Total emisi Obligasi dan Sukuk yang tercatat di BEI sampai dengan saat ini berjumlah 480 emisi dengan nilai nominal outstanding sebesar Rp435,79 triliun dan USD47,5 juta, diterbitkan oleh 128 Emiten. Surat Berharga Negara (SBN) tercatat di BEI berjumlah 145 seri dengan nilai nominal Rp4.215,27 triliun dan USD400,00 juta. Efek Beragun Aset (EBA) sebanyak 11 emisi senilai Rp6,80 triliun.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini