4 Fakta Kenaikan Tarif Tol Bandara Soetta hingga Ngawi-Kertosono

Taufik Fajar, Jurnalis · Minggu 02 Mei 2021 06:56 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 01 320 2403981 4-fakta-kenaikan-tarif-tol-bandara-soetta-hingga-ngawi-kertosono-QdjWqTHYPA.jpg Jalan Tol. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Ada beberapa ruas tol yang dikelola oleh PT Jasa Marga (Persero) Tbk yang mengalami penyesuaian tarif. Seperti tarif tol Bandara Soekarno Hatta dan Ngawi Kertosono yang mengalami penyesuaian sejak pukul 00.00 WIB pada Kamis 29 April 2021.

Penyesuaian ini sesuai dengan Keputusan Menteri (Kepmen) Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) nomor 256/KPTS/M/2021 Tanggal 5 Maret 2021. Ketentuan dan persyaratan kenaikan atau penyesuaian tarif tol secara berkala diatur dalam Undang-undang nomor 38 tahun 2004 tentang jalan.

Selain itu juga diatur dalam Peraturan Pemerintah nomor 15 tahun 2005. Dalam PP nomor 15 tahun 2005 dijelaskan bahwa tarif tol dilakukan penyesuaian setiap dua tahun sekali dengan mengikuti angka kumulatif inflasi tahun yang dikeluarkan Badan Pusat Statistik (BPS) sesuai dengan angka inflasi daerah tempat pengoperasian jalan tol tersebut.

Baca Juga: Mulai Hari Ini Tarif Tol Bandara Soetta Naik Rp500

Maka itu, berikut fakta kenaikan tarif tol Bandara Soetta dan Ngawi-Kertosono yang telah dirangkum Okezone, Minggu (2/5/2021):

1. Kenaikan Telah Disetujui Semua Pihak

Corporate Communication and Community Development Group Head PT Jasa Marga (Persero) Tbk Dwimawan Heru mengatakan, kenaikan tarif ini disetujui setelah perseroan telah memenuhi Standar Pelayanan Minimum (SPM) sebagai persyaratan kenaiak tarif tol. Selain itu juga sosialisasi telah dilakukan oleh perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) tersebut.

“Jasa Marga telah memenuhi seluruh SPM yang dipersyaratkan,” ujarnya kepada MNC Portal Indonesia.

Baca Juga: Pengumuman, Besok Tarif Tol Ngawi-Kertosono Naik

2. Sudah Dilakukan Perbaikan di Tol Ngawi

Dia menambahkan, pihaknya telah melaksanakan berbagai perbaikan pelayanan. Di mana perbaikan mencakup layanan transaksi, layanan lalu lintas dan layanan konstruksi, yang dilakukan dalam rangka memberikan keamanan, kenyamanan, dan keselamatan kepada pengguna jalan tol.

Adapun perbaikan pelayanan yang dilakukan di Jalan Tol Ngawi-Kertosono seperti peningkatan layanan di bidang transaksi antara lain, penambahan Gardu Reversible pada Gerbang Tol (GT) serta Pengadaan Mobile Reader sebanyak 10 buah yang tersebar di 3 Gerbang Tol Ruas Ngawi – Kertosono.

Kemudian, perbaikan pada bidang layanan lalu lintas dilakukan kegiatan penambahan fasilitas jalan tol seperti pemasangan Smart CCTV di KM 579 A (IC Ngawi) dan KM 611 B (IC Caruban), membangun lokasi penindakan kendaraan Over Dimension Over Load (ODOL) di KM 649+000 jalur arah Jakarta, pemasangan Weigh in Motion (WIM) di KM 654+800 jalur arah Jakarta, penggantian end section guardrail di sepanjang ruas jalan tol, pemasangan rambu chevron elektronik, pembuatan singing road, pemasangan LED Biru pada beberapa lokasi dan penambahan armada derek dan patroli.

3. Perbaikan di Tol Arah Bandara

Menurut pria yang kerap disapa Heru, pihaknya telah melakukan beberapa perbaikan pelayanan sebelum dilakukan penyesuaian tarif. Perbaikan tersebut mencakup layanan transaksi, layanan lalu lintas dan layanan konstruksi, yang dilakukan dalam rangka memberikan keamanan, kenyamanan, dan keselamatan kepada pengguna jalan tol.

Perbaikan pelayanan yang dilakukan di tol Sedyatmo seperti peningkatan layanan di bidang transaksi seperti peningkatan implementasi dan pengembangan transaksi Single Lane Free Flow (SLFF), peningkatan kapasitas tansaksi GT Kamal 1 dari 7 gardu menjadi 9 gardu, penggantian CCTV dan penggantian Fiber Optic (FO) pada ruas tol Bandara Soekarno Hatta, serta penambahan implementasi pembayaran tol dengan Jakcard Bank DKI.

Sementara itu, pada bidang layanan lalu lintas dilakukan kegiatan penertiban kendaraan Overload Over Dimensi (ODOL), pemeliharaan sarana keselamatan lalu lintas seperti pemasangan concrete barrier, rehabilitasi pagar beton, pengecatan marka, hingga penyempurnaan rambu serta pengadaan ambulance.

4. Jasa Marga Lakukan Sosialisasi

Sedangkan dalam hal layanan konstruksi dilakukan pekerjaan Overlay pada oprit jembatan maupun underpas, perbaikan rigid pada jalur yang mengalami kerusakan dengan dilakukan grouting dan sealant, perbaikan perbaikan bahu jalan dengan leveling, penutupan pothole dengan patching, Pemasangan PJU, serta pekerjaan pengujian kekesatan dan kerataan pada ruas jalan tol.

“Untuk memastikan masyarakat menerima informasi penyesuaian tarif dengan baik, Jasa Marga melakukan sosialisasi melalui berbagai media komunikasi, di antaranya media sosial, media luar ruang/spanduk hingga Variable Message Sign,” jelasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini