Bank Mantap Catatkan Obligasi Rp2 Triliun di BEI

Aditya Pratama, Jurnalis · Minggu 02 Mei 2021 11:03 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 02 278 2404178 bank-mantap-catatkan-obligasi-rp2-triliun-di-bei-TBdF2BYESQ.jpg Catatkan Obligasi di BEI (Foto: Antara)

JAKARTA - PT Bank Mandiri Taspen (Bank Mantap) mencatatkan obligasi sebesar Rp2 triliun di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Penerbitan obligasi tersebut merupakan bagian dari Penerbitan Umum Berkelanjutan (PUB) Obligasi Satu Tahap Kedua tahun 2021 dengan lima perusahaan penjamin emisi yakni Mandiri Sekuritas, BNI Sekuritas, BCA Sekuritas, BRI Danareksa Sekuritas dan Trimegah Sekuritas Indonesia.

Baca Juga: Harga Obligasi Indonesia Lesu Tertekan Lonjakan Inflasi AS 

Direktur Utama Bank Mantap Elmamber P. Sinaga mengatakan, dalam penerbitan obligasi tahap kedua, Bank Mantap mencatatkan permintaan dari para investor sebesar Rp5,5 triliun atau 2,7 kali melebihi target yang diharapkan, serta nilai emisi dalam dua seri obligasi tahap kedua yang ditawarkan yaitu Seri A dengan kupon 6,50 persen bertenor 3 tahun memiliki nilai emisi Rp800 miliar, dan Seri B dengan kupon 7,25 persen bertenor 5 tahun memiliki nilai emisi Rp1,2 triliun.

“Para investor pemegang obligasi untuk seri A dan seri B akan mendapatkan pembayaran kupon pertamanya pada akhir bulan Juni 2021, selanjutnya Bank Mantap secara rutin akan membayar kupon setiap triwulan sekali. PUB Obligasi Satu Tahap Kedua ini juga telah dilakukan pemeringkatan oleh Lembaga Pemeringkat PT Fitch Rating Indonesia dengan rating Double A," ujar Elmamber dalam keterangan tertulis, Minggu (2/5/2021).

Chief Financial Officer Bank Mantap Fajar Ari menambahkan, tujuan obligasi tersebut digunakan dalam rangka mendukung ekspansi bisnis perseroan, khususnya untuk penyaluran kredit dengan target indikatif akhir tahun 2021 baki debet sebesar Rp30,6 triliun atau tumbuh 19,28 persen secara year on year (yoy). Dimana pada posisi akhir Maret 2021 baki debet kredit sudah mencapai Rp27,52 triliun.

“Kami optimis dengan pertumbuhan kredit yang dapat disalurkan di tahun 2021. Sampai dengan bulan Maret 2021, kredit kami telah tumbuh sebesar 26,3 persen secara yoy. Diharapkan dengan terbitnya PUB Obligasi Satu Tahap Kedua Tahun 2021 ini, rasio LFR pada akhir tahun 2021 tetap terjaga dikisaran 90,50 persen", ucap Fajar.

Fajar pun berharap dengan PUB Obligasi Satu Tahap Kedua Tahun 2021 ini, perseroan dapat meningkatkan value added bagi para Investor dan mensejahterahkan para Pensiunan ASN dan TNI/Polri.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini