Sumber Alfaria Rights Issue, Alfamart Milik Djoko Susanto Incar Perusahaan Teknologi

Aditya Pratama, Jurnalis · Selasa 04 Mei 2021 18:04 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 04 278 2405579 sumber-alfaria-rights-issue-alfamart-milik-djoko-susanto-incar-perusahaan-teknologi-OyzvX2y73u.jpeg Right Issue Alfaria. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT) berencana melakukan penambahan modal melalui penerbitan saham dengan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) atau rights issue. Emiten pemilik gerai Alfamart ini direncanakan menerbitkan sebanyak-banyaknya 5 miliar saham.

Dikutip dari keterbukaan informasi BEI, nominal rights issue yang akan dilakukan Alfamart sebesar Rp10 per saham. Aksi korporasi ini dilakukan untuk mengembangkan kegiatan usaha, salah satunya melakukan kegiatan investasi pada perusahaan teknologi.

Baca Juga: Alfamart Caplok Saham Startup Tada Asal Singapura

"Perseroan berencana untuk menggunakan dana yang diperoleh dari Penambahan Modal dengan HMETD untuk melakukan investasi pada perusahaan lain atau penyertaan saham pada perusahaan yang bergerak di bidang berbasis teknologi yang dapat bersinergi secara strategis dengan Perseroan untuk mendukung Kegiatan Utama Perseroan dan/atau belanja modal terkait dengan pengembangan kegiatan usaha Perseroan," bunyi keterangan Perseroan, Selasa (4/5/2021).

Rencana penambahan modal Perseroan akan berpengaruh secara positif terhadap kondisi keuangan Perseroan, yaitu memperkuat struktur ekuitas sehingga dapat meningkatkan kemampuan Perseroan untuk mengembangkan kegiatan usahanya di masa yang akan datang. Hal ini dapat terlihat dari, apabila Penambahan Modal dengan HMETD dilaksanakan, maka pos-pos pada laporan keuangan berupa kas dan ekuitas akan bertambah.

Baca Juga: Pendapatan Alfamart Naik 8,77% Jadi Rp49,6 Triliun pada Kuartal III

Terkait dengan rencana penggunaan dana dari Penambahan Modal dengan HMETD maka pos aset berupa akun investasi akan bertambah dan akun kas akan berkurang pada laporan keuangan Perseroan.

Adapun emegang saham Perseroan yang tidak menggunakan haknya untuk memesan saham baru dalam rights issue akan terdilusi sebesar maksimum 10,75 persen.

Untuk memuluskan aksi korporasi tersebut, manajemen Alfamart akan meminta persetujuan pemegang saham dengan menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada Kamis (6/5/2021).

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini