Harga Emas Berjangka Naik Dipicu Pelemahan Dolar

Selasa 04 Mei 2021 07:44 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 04 320 2405173 harga-emas-berjangka-naik-dipicu-pelemahan-dolar-zSWUoAmI7R.jpg Harga emas (Foto: Ilustrasi Shutterstock)

JAKARTA Harga emas berjangka melonjak lebih dari 1% pada akhir perdagangan Senin (Selasa pagi WIB). Harga emas bangkit dari kerugian selama empat hari berturut-turut, dengan reli meluas ke logam mulia lainnya karena penurunan dolar dan imbal hasil obligasi pemerintah AS meningkatkan daya tariknya.

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Juni di divisi Comex New York Exchange, melonjak USD24,1 atau 1,36% menjadi ditutup pada USD1.791,80 per ounce. Akhir pekan lalu, Jumat (30/4), emas berjangka menyusut 60 sen AS atau 0,03% menjadi USD1.767,70, dilansir dari Antara, Selasa (4/5/2021).

Baca juga: Harga Emas Makin Turun Ditekan Kenaikan Imbal Hasil Obligasi AS

"Kombinasi imbal hasil obligasi yang tetap jinak, dolar di bawah tekanan, jumlah stimulus fiskal dan moneter di pasar ini semua faktor itu terus mendorong harga emas dan perak lebih tinggi," kata David Meger, direktur perdagangan logam di High Ridge Futures.

Indeks dolar yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama saingannya tergelincir 0,3%, membuat emas lebih murah, sementara imbal hasil obligasi pemerintah AS 10-tahun yang menjadi acuan juga turun, mengurangi peluang kerugian memegang emas yang tanpa suku bunga.

Baca juga: Usai Turun, Harga Emas Naik Goceng Dibanderol Rp931.000/Gram

Emas juga mendapat dukungan dari data ekonomi yang dirilis. Indeks manufaktur dari lembaga riset Institute for Supply Management (ISM) berada di 60,7 pada April, yang berada di bawah angka 65,0 yang diperkirakan para analis.

Departemen Perdagangan AS melaporkan bahwa pengeluaran AS untuk proyek konstruksi naik 0,2% pada Maret ke tingkat tahunan yang disesuaikan secara musiman sebesar USD1,51 triliun. Para ekonom memperkirakan kenaikan 1,8%.

Emas juga menemukan beberapa dukungan ketika kasus COVID-19 di India terus meningkat. Investor sekarang menunggu angka pasar tenaga kerja pada Jumat (7/5) untuk mengukur kesehatan ekonomi AS.

Tetapi data ekonomi yang kuat juga dapat mendorong emas lebih tinggi karena itu berarti inflasi akan naik, kata Michael Matousek, kepala pedagang di Investor Global AS. Emas dianggap sebagai lindung nilai terhadap inflasi.

"Kita perlu melihat emas naik di atas level USD1.800 dan mempertahankannya sebentar, dan kemudian bisa dilepas ke perlombaan seharga USD2.000."

Logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Juli terangkat USD1,09 atau 4,2% menjadi ditutup pada USD26,96 per ounce. Platinum untuk pengiriman Juli bertambah USD24,9 atau 2,07% menjadi ditutup pada USD1.230,1 per ounce.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini