Batu Bara Membara, Laba Indika Energy USD12,5 Juta di Kuartal I-2021

Ferdi Rantung, Jurnalis · Selasa 04 Mei 2021 20:08 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 04 320 2405559 batu-bara-membara-laba-indika-energy-usd12-5-juta-di-kuartal-i-2021-AvgqwrBoyl.jpg Batu Bara (Reuters)

JAKARTA - PT Indika Energy Tbk (INDY) menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) dan Paparan Publik di Jakarta. Dalam Paparan Publiknya, perseroan mencatatkan laba inti sebesar USD 12,5 juta pada kuartal I 2021.

"Membaiknya harga batu bara sepanjang kuartal I 2021 telah meningkatkan rata-rata harga jual batu bara anak usaha perseroan PT Kideco Jaya Agung (Kideco) sebesar 5,1 persen. Yakni dari USD 43,0 menjadi USD 45,2 per ton pada kuartal I 2021. " ujar Direktur Utama Indika Energy, Arsjad Rasjid dalam keterangannya, Selasa (4/5/2021).

 Baca juga: Indika Energy Investasikan USD500 Juta untuk Bisnis Tenaga Surya

Ia menuturkan, Kideco juga mencatat peningkatan volume penjualan batu bara sebesar 4,9 persen dari 8,8 juta ton menjadi 9,2 juta ton pada kuartal I 2021. Rinciannya, sebanyak 66 persen dipasok kepada pasar ekspor dan 34 persen dialokasikan untuk pasar domestik.

"Namun, tekanan akibat pandemi COVID-19 yang masih berkelanjutan mengakibatkan beberapa anak perusahaan mencatat penurunan Pendapatan sehingga Pendapatan Perseroan turun 9,2 persen menjadi USD 582,2 juta pada kuartal I-2021,” katanya.

 Baca juga: Ada yang Aneh, BEI Pelototi Saham Indika Energy

Ia menjelaskan, berkat upaya penurunan biaya di semua lini dan peningkatan kinerja Kideco yang signifikan, Perseroan berhasil mencatat laba kotor sebesar USD 120,9 juta dengan marjin laba kotor yang meningkat dari 16,4 persen menjadi 20,8 persen.

Sementara itu, laba usaha naik sebesar 23,5 persen dari USD 68,7 juta menjadi USD 84,9 juta, sementara marjin laba usaha juga meningkat dari 10,7 persen menjadi 14,8 persen pada kuartal I 2021.

Sebagai hasilnya, PT Inika membukukan rugi yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar USD 9,4 juta, dibandingkan rugi bersih sebesar USD 21 juta pada periode sama tahun sebelumnya.

"Kendati begitu, Perseroan mencatat laba inti sebesar USD 12,5 juta pada kuartal I 2021 dibandingkan Laba Inti sebesar USD 0,8 juta pada kuartal I-2020." Terangnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini