Rupiah Melemah, Tak Sanggup Lihat Ekonomi RI Minus 0,74%

Ferdi Rantung, Jurnalis · Rabu 05 Mei 2021 18:00 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 05 278 2406168 rupiah-melemah-tak-sanggup-lihat-ekonomi-ri-minus-0-74-Hnk7ebFKYm.jpg Rupiah (Okezone)

JAKARTA - Nilai tukar rupiah ditutup melemah tipis terhadap dolar Amerika Serikat pada perdagangan hari ini. Mata uang Garuda melemah 5 point atau berada di level Rp. 14.435.

Direktur PT TRFX Garuda Berjangka Ibrahim Assuaibi menjelaskan melemahnya rupiah pada hari ini dipengaruhi oleh laporan Badan Pusat Statistik (BPS) terkait data pertumbuhan ekonomi Indonesia periode kuartal I-2021 yang hasilnya masih negatif.

 Baca Rupiah Melemah Tipis ke Rp14.450/USD Imbas Investor Berhati-hati

'Kepala BPS Suhariyanto menyebut Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia pada tiga bulan pertama 2021 tumbuh -0,96% dibandingkan kuartal sebelumnya (quarter-to-quarter/qtq). Sementara dibandingkan periode yang sama tahun lalu (year-on-year/yoy), ekonomi Indonesia tumbuh 0,74%." Ujar Ibrahim dalam riset hariannya, Rabu (5/5/2021)

Ia menjelaskan, realisasi ini tidak jauh dari ekspektasi pasar, bahkan sedikit lebih baik. Konsensus yang dihimpun pasar memperkirakan PDB terkontraksi 1,09% qtq, sementara secara tahunan diperkirakan terjadi kontraksi 0,87% yoy.

 Baca juga: Rupiah Naik Tipis ke Rp14.449/USD

"Dengan demikian, kontraksi PDB Indonesia genap terjadi selama empat kuartal beruntun. Artinya, Indonesia terjebak di 'jurang' resesi ekonomi selama 1 tahun." Terangnya.

Namun meski begitu, Pemerintah optimistis di Kuartal II perekonomian akan meningkat secara pesat, karena konsumsi dan investasi akan meningkat seiring dengan proses vaksinasi dan transmisi kebijakan moneter yang meningkatkan kepercayaan masyarakat. Akan tetapi, tetap memandang perlu adanya pembatasan aktivitas untuk mencegah peningkatan kasus harian Covid-19, terutama di Semester Pertama tahun 2021.

"Pada paruh pertama tahun ini masih terlihat perekonomian masih akan tertahan. Sehingga di keseluruhan tahun 2021, diperkirakan pertumbuhan ekonomi akan berhasil ke zona positif, yaitu 4,43% yoy. Meski sudah positif, ini masih berada di bawah level pra pandemi yang sekitar 5%." Jelasnya

Sedangkan untuk perdagangan besok,mata uang rupiah kemungkinan dibuka berfluktuasi namun ditutup melemah tipis di rentang Rp.14.420 - Rp.14.450.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini