Ekonomi RI Kuartal I-2020: Jawa dan Sumatera Minus, 10 Daerah Positif

Rina Anggraeni, Jurnalis · Rabu 05 Mei 2021 13:08 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 05 320 2405947 ekonomi-ri-kuartal-i-2020-jawa-dan-sumatera-minus-10-daerah-positif-FTpQhlVulC.jpg Ekonomi RI (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) membeberkan data pertumbuhan ekonomi di wilayah Indonesia. Menurut data BPS, ekonomi di Pulau Jawa dan Sumatera masih terkontraksi.

Rinciannya, pertumbuhan Pulau Jawa masih tercatat minus 0,83%. Sedangkan, pertumbuhan ekonomi di pulau Sumatera masih tercatat minus 0,86%.

"Struktur ekonomi Indonesia secara spasial pada triwulan I-2021 didominasi oleh kelompok provinsi di Pulau Jawa sebesar 58,70%, dengan kinerja ekonomi yang mengalami kontraksi pertumbuhan sebesar 0,83% (y-on-y)," kata Kepala BPS Suhariyanto dalam video virtual, Rabu (5/5/2021).

Baca Juga: 4 Kali Minus, Berikut Perjalanan Pertumbuhan Ekonomi Indonesia hingga Resesi 

Kendati demikian, terdapat 10 provinsi yang mengalami pertumbuhan positif selama kuartal I-2021.

"Dalam triwulan satu ini sudah ada 10 provinsi yang mengalami pertumbuhan positif yang lainnya masih mengalami kontraksi. Tetapi kontraksinya semakin menipis," katanya.

Sementara itu, beberapa pulau telah mencatat pertumbuhan yang positif, di antaranya Sulawesi sebesar 1,2%, serta Maluku dan Papua tumbuh 8,97%.

Dia menambahkan, indikator di berbagai negara menunjukkan perkembangan yang menunjukkan pemulihan ekonomi, salah satunya adalah pergerakan indeks PMI yang mengalami peningkatan dari bulan Januari sampai dengan Maret 2021.

"Harga komoditas pangan seperti minyak kelapa sawit, kedelai, kopi dan komoditas hasil tambang seperti timah, aluminium, nikel dan tembaga juga mengalami peningkatan yang cukup baik," tandasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini