Larangan Mudik Berlaku 6 Mei, Antisipasi Hal Ini agar Tak Terjadi Ledakan Kasus Covid-19

Giri Hartomo, Jurnalis · Rabu 05 Mei 2021 14:18 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 05 320 2405991 larangan-mudik-berlaku-6-mei-antisipasi-hal-ini-agar-tak-terjadi-ledakan-kasus-covid-19-Rf0Zn8VQS9.jpg Mudik Dilarang. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Pemerintah memutuskan kembali melarang mudik lebaran pada tahun ini. Larangan dimulai sejak 6-17 Mei 2021 dengan tujuan menekan kasus Covid-19 di Indonesia.

Founder Metode MSD Direktur Epidemiologi Indonesia dr. M Sopiyudin Dahlan mengatakan, pemerintah harus mengurangi atau membatasi segala sesuatu yang memiliki frekuensi tinggi dan intensitas besar dalam penularan kontak. Salah satu yang berpotensi menghadirkan intensitas penularan tinggi adalah mudik.

“Sementara salah satu faktor yang meningkatkan kemungkinan terjadinya penularan kontak yang frekuensinya tinggi dan intensitasnya besar. Dan itu sangat mungkin terjadi karena adanya mudik,” ujarnya dalam acara Market Review IDX Channel, Rabu (5/5/2021).

Baca Juga: 18 Juta Orang Diprediksi Tetap Mudik Lebaran meski Dilarang

Apalagi, saat ini pemerintah juga sedang serius dalam menangani pandemi Covid-19 yang terjadi di Indonesia. Sehingga jumlah kasus yang terjadi masih bisa ditangani oleh fasilitas kesehatan yang ada.

“Penanganan pandemi ini apa tunjuannya adalah melandaikan kurva, tujuannya adalah menekan kasus supaya kasus yang terjadi masih tetap bisa ditangani oleh fasilitas kesehatan,” jelasnya.

Baca Juga: Katanya Mudik Dilarang, Kok Bus Stiker Khusus Masih Boleh Beroperasi?

Menurut Sopiyudin, saat ini berbagai fasilitas kesehatan yang ada sudah sangat kewalahan menangani pasien Covid-19. Hal ini dibuktikan dengan kasus pasien Covid-19 yang tidak dapat ditangani oleh fasilitas kesehatan.

“Bagiamana kondisi saat ini? Berbagai fasilitas kesehatan saat ini sudah sangat kewalahan untuk menangani pasien covid. Banyak kita mendengar pasien ngantri tidak dapat ditangani oleh fasilitas kesehatan,” jelasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini