BPS Ungkap Dampak Pelarangan Mudik pada Ekonomi RI

Rina Anggraeni, Jurnalis · Rabu 05 Mei 2021 14:23 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 05 320 2406000 bps-ungkap-dampak-pelarangan-mudik-pada-ekonomi-ri-hDgOR0bUNW.jpg Mudik Dilarang. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Pemerintah memastikan melarang aktivitas mudik Lebaran tahun ini untuk mencegah penyebaran pandemi Covid-19. Namun kebijakan tersebut akan mempengaruhi konsumsi rumah tangga yang memiliki sumbangan terbesar terhadap Produk Domestik Bruto (PDB).

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Suhariyanto mengatakan konsumsi rumah tangga bisa menyumbang 56,9% ke PDB. Dengan adanya larangan mudik, sejumlah komponen konsumsi rumah tangga yang biasanya mengalami peningkatan akan terdampak.

Baca Juga: Larangan Mudik Berlaku 6 Mei, Antisipasi Hal Ini agar Tak Terjadi Ledakan Kasus Covid-19

"Ketika Lebaran harusnya ada peningkatan konsumsi makanan minuman, pakaian baru, harusnya ada konsumsi transportasi mudik, yang kalau dia berhenti ini akan berdampak signifikan ke konsumsi rumah tangga," kata dia dalam video virtual, Kamis (5/5/2021)

Menurutnya, larangan mudik juga akan membatasi pengeluaran transportasi, rekreasi, hotel, dan restoran yang biasanya meningkat. Padahal komponen ini memiliki porsi hampir 25% terhadap konsumsi rumah tangga, sehingga dampaknya akan sangat terasa.

Baca Juga: 18 Juta Orang Diprediksi Tetap Mudik Lebaran meski Dilarang

"Kalau kita jumlahkan, share ketiga ini ke konsumsi rumah tangga hampir 25% dari total konsumsi rumah tangga, sehingga secara keseluruhan larangan mudik akan berpengaruh ke konsumsi rumah tangga," ungkapnya.

Meski begitu, ia mengakui, kebijakan larangan mudik yang diambil pemerintah bertujuan untuk mencegah penyebaran covid-19 semakin luas. Apabila pandemi tidak bisa dikendalikan, tentu dampaknya kepada perekonomian akan lebih besar lagi.

"Tapi pilihan kita adalah di tengah pandemi covid. Kebijakan ini sangat-sangat bijak. Kalau tidak pandemi covid akan kembali merajalela," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini