Tantangan di Masa Covid-19, Kadin Harus Bisa Beradaptasi hingga Berinovasi

Priyo Setyawan, Jurnalis · Rabu 05 Mei 2021 23:55 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 05 320 2406296 tantangan-di-masa-covid-19-kadin-harus-bisa-beradaptasi-hingga-berinovasi-JmjmdZjO5z.jpg Ketum Kadin Roslan (Foto: MNC Portal Indonesia)

SLEMAN - Ketua umum Kamar Dagang dan Industri Indonsia (Kadin) Roslan Perkasa Roeslani mengatakan tugas ke depan tidak mudah, apalagi sekarang berada di tahun penuh tantagan akibat pandemi COVID-19 yang merata di dunia. Namun tantangan itu tidak bioleh menyurutkan semnagat untuk tetap maju, sehingga hatus bisa beradaptasi, berkreasi dan berinivasi.

“Oleh sebab itu keberadaan pengurus baru Kadin DIY, diharapkan dapat memberikan kontibusi nyata, positif dan berkelajutan,” kata Roslan saat melantik GKR Pembayun sebagai ketua Kadin DIY periode 2020-2025 bersama jajaran pengurusnya di plataran komplek Candi Prambanan, Sleman, Rabu (5/5/2021).

 Baca juga: Anindya Bakrie Pererat Kadin Pusat dan Daerah untuk Ekonomi RI yang Berkeadilan

Terlebih, jika bisa bersinegeri dan berkolabirasi dengan pemerintah daerah, dipastikan akan memberikan dampak positif bukan hanya bagi dunia usaha di DIY namun juga masyarakat Indonesia secara kesluruhan. Apalagi Di DIY banyak perguruan tinggi dan sekolah, sehingga penguatan sumber daya manusia (SDM) terus ditingkatkan.

“Inilah kunci keberhasilan dan kekuatan DIY, yakni SDM yang terus ditingkatkan,” paparnya.

 Baca juga: Menperin Ingin Sinergi dengan Program Besar Kadin

Menurut Roslan dengan meningakatnya kemampuan SDM tersebut, maka di era digitalisasi ini, pertumbunan ekonnomi DIY bukan hanya berkualitas, tapi juga berkelanjutan dan berkesinambungan.

Ketua Umum Kadin DIY GKR Pembayun mengatakan di masa pandemi semua harus berubah tidak bisa lag seperi sebelmunya. Yaitu serba digital. Untuk itu kepengurusan Kadin DIY periode sekarang lebih berwarna dan akan fokus pada pengembangan pertumbuhan dan mengangkat UKM. Terutama bagaimana UKM yang pendapatanya harian bisa menjual dan mempromosikan produk mereka secara online.

“Jadi inilah yang menjadi PR pengurus Kadin DIY, yaitu peran Kadin yang lebih peduli kepada sesama, lingkungan dan punya empati situasi di DIY,” terangnya.

Untuk itu, pada kepnegurusan Kadin DIY periode 2020-2021 jumlah wakil ketuanya lebih banuak dibaidingkan periode sebelumnya, yakni dari 15 wakil ketua menjadi 21 wakil ketua. Banyaknya wakil ketua ini juga sesuai dengan kebutuhan pembangunan DIY yang semakn masif saat ini. Sehingga Kadin kabupaten dan kota di DIY diharapkan menguatkan kelembagaan dan memberikan pendampingan usaha di wilayahnya masing-masing.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini