Ini Profil BUMN Pertanian dan Pertambangan yang Bakal IPO

Suparjo Ramalan, Jurnalis · Jum'at 07 Mei 2021 14:52 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 07 278 2407198 ini-profil-bumn-pertanian-dan-pertambangan-yang-bakal-ipo-HyFkM4iViq.jpg IPO (Shutterstock)

JAKARTA - Belasan perusahaan dan anak usaha Badan Usaha Milik Negara (BUMN) disebut akan melakukan penawaran umum perdana saham atau Initial Public Offering (IPO) di Bursa Efek Indonesia (BEI). Perusahaan tersebut terdapat dari berbagai sektor seperti sektor pertambangan dan pertanian.

Untuk sektor pertambangan, terdapat tiga perusahaan atau anak usaha BUMN yakni PT MIND ID (Persero), PT Logam Mulia (Persero) dan PT Inalum Operating (Persero).

 Baca juga: Listing di Bursa, Saham Lima Dua Lima Tiga (LUCY) Naik 10%

Analis Binaartha Sekuritas, M Nafan Aji Gusta Utama mengatakan, rencana IPO yang dilakukan perusahaan plat merah di sektor pertambangan dinilai sangat baik karena sektor tersebut prospeknya bagus di Tanah Air.

"Pertambangan prospeknya bagus dalam hal untuk pemenuhan sumber daya alam maupun hilirisasi pertambangan dan saya berharap juga tanggung jawab CSR dan lingkungan hidup itu sangat penting untuk meyakinkan investor asing," ujar Nafan.

 Baca juga: Resmi IPO, Saham LUCY Dibanderol Rp100/Saham

Kemudian, terdapat satu perusahaan BUMN di sektor pertanian, yaitu PT Pupuk Kalimantan Timur (Persero) atau Pupuk Kaltim. Terkait rencana IPO perusahaan BUMN di sektor tersebut, Nafan menyebut hal tersebut sangat tepat mengingat Indonesia saat ini masih mengandalkan sektor pertanian.

"Sektor pertanian, Indonesia saat ini masih mengandalkan sektor pertanian ya dalam rangka untuk meningkatkan ketahanan pangan dalam negeri, ya political will juga untuk mengurangi impor," kata dia.

Berikut profil perusahaan BUMN sektor pertambangan yang akan lakukan IPO:

1. MIND ID

Pada tanggal 27 November 2017, PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero), atau Inalum, resmi menjadi Holding BUMN Industri Pertambangan dengan nama Mining Industry Indonesia (MIND ID). MIND ID menguasai saham milik pemerintah Indonesia di PT Aneka Tambang Tbk, PT Bukit Asam Tbk, PT Timah Tbk, dan PT Freeport Indonesia.

Pada 17 Agustus 2019, Inalum sebagai Holding menghadirkan identitas baru yang membedakan antara fungsi Holding dan fungsi operasional peleburan aluminium.

MIND ID hadir untuk mengeksplorasi, menjelajah, dan mencari. Mencari cara dan inovasi baru untuk memperoleh, mempelajari, dan mengelola potensi kekayaan sumber daya mineral dan batubara Indonesia dan industri pengolahannya, hingga memasarkan berbagai produk mineral tambang untuk menjadi sumber kebaikan untuk kemajuan bersama.

2. Logam Mulia

Logam Mulia adalah anak perusahaan PT Aneka Tambang Tbk atau Antam yang bergerak di bidang pertambangan dengan integrasi vertikal, mulai dari eksplorasi, penambangan, pemurnian, manufaktur dan perdagangan logam mulia.

Perusahaan yang dikenal sebagai Ritel Emas Terbaik di Tanah Air ini satu-satunya perusahan pemurnian Logam Mulia di Indonesia yang terdaftar di Good Delivery List of LBMA (London Bullion Market Association). Perseroan memiliki kebijakan rantai pasokan yang sesuai dengan Responsible Gold Guidance LBMA.

Logam Mulia memiliki visi "Menjadi Perusahaan Berbasis Industri Logam Mulia yang Terkemuka di Asia Pasifik". Selain itu, terdapat lima misi yang dimiliki Logam Mulia, yaitu:

1. Menjamin mutu produk dan layanan secara profesional untuk kepuasan pelanggan, dengan mengutamakan sumber daya emas yang bebas dari daerah konflik, penyalahgunaan hak-hak asasi manusia yang sejalan dengan kebijakan LBMA.

2. Utamakan Kesehatan, Keselamatan Kerja dan Lingkungan (K3L) dalam setiap aktivitas, pencegahan cidera dan penyakit akibat kerja yang sesuai dengan persyaratan perundangan yang berlaku.

3. Lingkungan operasional dijaga dari pencemaran tanah, air dan udara dengan mengelola limbah B3 dan non B3 serta melestarikan keanekaragaman hayati.

4. Inovasi dan penerapan teknologi tepat guna yang berwawasan lingkungan untuk memaksimalkan nilai tambah bagi stakeholder, perusahaan dan lingkungan serta ekonomis, efisien dan efektif dalam pemanfaatan sumber daya alam.

5. Aktif melakukan perbaikan proses bisnis berkelanjutan melalui sistem manajemen mutu, lingkungan dan K3 serta berpartisipasi bagi kesejahteraan masyarakat sekitar wilayah operasi khususnya pendidikan dan lingkungan.

3. Inalum Operating

(Data tidak ditemukan)

Berikut profil perusahaan BUMN sektor pertanian yang akan lakukan IPO:

4. Pupuk Kalimantan Timur

Pupuk Kaltim merupakan anak usaha PT Pupuk Indonesia (Persero). Perseroan menjalankan kegiatan usahanya sesuai dengan Anggaran Dasar yang telah di tetapkan. Adapun kegiatan usaha Perusahaan menurut Anggaran Dasar No. 25 tanggal 30 Agustus 2019 pasal 3 adalah industri manufaktur, perdagangan dan jasa.

Adapun produk utama Pupuk Kaltim diantaranya Amoniak, Urea dan pupuk NPK. Amoniak digunakan sebagai bahan mentah dalam industri kimia. Amoniak dibuat dari bahan baku gas bumi yang direaksikan dengan udara dan uap air yang diproses pada suhu dan tekanan tinggi secara bertahap melalui beberapa reaktor yang mengandung katalis.

Kemudian, Urea yang disebut juga pupuk nitrogen (N), memiliki kandungan nitrogen 46 persen. Urea dibuat dari reaksi antara amoniak (NH3) dengan karbon dioksida (CO2) dalam suatu proses kimia menjadi urea padat dalam bentuk prill (ukuran 1-3,35 mm) atau granul (ukuran 2-4,75 mm).

Lalu, pupuk NPK. NPK produksi Pupuk Kaltim terdiri dari dua jenis yaitu NPK Blending dan NPK Fusion. NPK dibuat dalam berbagai komposisi, sesuai kebutuhan tanaman dan jenis tanah. Jenis pupuk ini mengandung tiga unsur hara makro yang sangat dibutuhkan oleh tanaman.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini