Asyik! Ritel Diguyur Insentif PPN dan PPh Sewa Ditanggung Pemerintah

Rina Anggraeni, Jurnalis · Jum'at 07 Mei 2021 10:01 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 07 320 2407012 asyik-ritel-diguyur-insentif-ppn-dan-pph-sewa-ditanggung-pemerintah-FU95JVT2BW.jpg Pemerintah Siapkan Insentif untuk Mal. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Pemerintah menyiapkan insentif yang akan diberikan pada sektor terdampak Covid-19. Insentif fiskal tersebut berupa relaksasi perpajakan untuk sektor ritel termasuk pusat perbelanjaan.

"Seperti ppn yang ditanggung pemerintah demikian pula sektor sektor hotel, restoran, dan kafe (horeka)," kata Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, di Jakarta, Jumat (7/5/2021).

Baca Juga: Vaksinasi hingga Prokes Syarat Pengusaha Mal Cs Cepat Bangkit

Airlangga mengatakan, kebijakan ini sedang digodok Kementerian Keuangan terkait besaran insentif yang akan diberikan. Kebijakan tersebut bertujuan mendorong perekonomian dalam negeri di tahun ini. Hal ini mengingat sektor ritel merupakan salah satu yang terdampak parah akibat pandemi

"Fasilitas sektor ritel masih dalam pembahasan terkait komponen pajak pertambahan nilai (PPN) dan pajak penghasilan (PPh) untuk sewa, dan kedua terkait dengan stimulan untuk penjualan ritel masih dalam pembahasan,” tandasnya.

Baca Juga: Mal Penuh saat Puasa dan Lebaran, Tarif Sewa Masih Diskon?

Sementara itu, pemerintah sudah memberikan sejumlah insentif pajak selama pandemi covid-19 ini. Pemerintah mengalokasikan dana sebesar Rp56,72 triliun untuk insentif usaha dalam program pemulihan ekonomi nasional (PEN).

Dana itu akan digunakan untuk PPh 21 DTP untuk 88.235 pemberi kerja, PPh final UMKM DTP untuk 248.275 WP, pembebasan PPh 22 impor untuk 14.877 WP, pengurangan angsuran PPh 25 untuk 63.530 WP.

Kemudian, pengembalian pendahuluan PPN untuk 367 WP, dan penurunan tarif PPh badan yang dapat dimanfaatkan seluruh WP badan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini