Dinas Luar Kota saat Larangan Mudik, Ini Dokumen yang Harus Dibawa

Giri Hartomo, Jurnalis · Jum'at 07 Mei 2021 20:25 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 07 320 2407394 dinas-luar-kota-saat-larangan-mudik-ini-dokumen-yang-harus-dibawa-mz8ghJfobd.jpg Mudik (Foto: Okezone)

JAKARTA - Masa Larangan mudik lebaran kini memasuki hari kedua. Penyekatan akan terus dilakukan selama masa larangan mudik hingg 17 Mei 2021.

Corporate Communication & Community Development Group Head PT Jasa Marga (Persero) Tbk Dwimawan Heru mengatakan, sepanjang periode peniadaan mudik lebaran hingga 17 Mei, masyarakat dihimbau untuk tidak berpergian ke luar kota. Terkecuali bagi kelompok masyarakay dan golongan kendaraan yang dikecualikan.

Baca Juga: Cerita Sopir Truk Ditawari Rp3 Juta oleh Pemudik Nakal

Golongan masyarakat dan kendaraan yang dikecualikan tersebut tertuang dalam Surat Edaran (SE) Satuan Tugas Covid-19 Nomor 13 tahun 2021. Selain itu, SE tersebut juga ditindaklanjuti dengan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 13 tahun 2021.

Dalam SE dan Permenhub tersebut, kategori dikecualikan seperti kendaraan pelayanan distribusi logistik. Sementara masyarakat yang dikecualikan adalah untuk keperluan kerja atau perjalanan dinas, kunjungan keluarga sakit, kunjungan duka keluarga, ibu hamil (didampingi 1 anggota keluarga) dan kepentingan persalinan.

Baca Juga: Hari Pertama Larangan Mudik, 6.853 Penumpang Naik Pesawat di 15 Bandara

Namun bukan berarti kelompok masyarakat tersebut bisa bebas keluar masuk. Sebab, kelompok masyarakat yang dikecualikan tersebut harus memenuhi persyaratan dengan menunjukan Surat Izin Keluar Masuk (SIKM) hingga surat bebas covid-19.

“Jasa Marga mengimbau kepada Pelaku Perjalanan Dalam Negeri (PPDN) kategori dikecualikan untuk dapat melengkapi dokumen persyaratan antara lain Surat Izin Keluar Masuk (SIKM) dan hasil negatif tes RT-PCR maks 3x24 jam/hasil negatif ts Rapid Antigen maks 2x24 jam/hasil negatif Genose C19 sebelum keberangkatan,” ujarnya dalam keteranganya, Jumat (7/5/2021).

Selain itu lanjut Heru, untuk kendaraan yang dikecualikan dihimbau agar dapat mengantisipasi perjalanan sebelum memasuki jalan tol. Misalnya adalah memastikan kendaraan maupun pengendara dalam keadaan prima.

“Mematuhi protokol kesehatan (menggunakan masker, cuci tangan, menjaga jarak dan menjauhi kerumunan) saat berada di Tempat Istirahat, isi BBM dan saldo uang elektronik yang cukup, serta mematuhi rambu-rambu dan arahan petugas serta istirahat jika lelah berkendara,” jelasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini