Viral Pedagang Sate Tolak Dibayar Pakai Uang Rp75.000, BI Bereaksi

Aditya Pratama, Jurnalis · Minggu 16 Mei 2021 07:16 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 16 320 2410676 viral-pedagang-sate-tolak-dibayar-pakai-uang-rp75-000-bi-bereaksi-d5Fy5pTMDD.jpeg Uang Rp75.000 (Foto: Okezone)

JAKARTA - Bank Indonesia (BI) angkat bicara mengenai viralnya pedagang sate yang menolak uang pecahan Rp75.000. Kepala Departemen Komunikasi Bank Indonesia Erwin Haryono mengatakan, selain untuk koleksi, uang kertas pecahan Rp75.000 sah sebagai alat pembayaran

"Uang itu dicetak khusus sebagai peringatan kemerdekaan, bisa untuk koleksi tapi juga sah sebagai alat pembayaran," ujar Erwin kepada MNC Portal Indonesia, Minggu (16/5/2021).

Baca Juga: Viral Penjual Sate Ogah Dibayar dengan Uang Rp75 Ribu 

Menurut Erwin, uang kertas pecahan Rp75.000 memiliki landasan hukum yaitu Undang-Undang (UU) Mata Uang. "Uang itu didesain, ditandatangani, dicetak dan diedarkan bersama oleh Pemerintah dan BI," kata dia.

Dalam postingan di Instagram resmi @bank_indonesia dijelaskan bahwa UPK 75 Tahun RI merupakan alat pembayaran yang sah (legal tender) di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) sehingga masyarakat bisa menggunakan tersebut untuk transaksi.

Menunjuk Pasal 23 ayat (1) UU No.7 Tahun 2011 tentang Mata Uang diatur bahwa setiap orang dilarang menolak untuk menerima Rupiah yang penyerahannya dimaksudkan sebagai pembayaran.

Kemudian, dalam Pasal 33 ayat (2) yang menolak untuk menerima Rupiah dapat dipidana dengan pidana kurungan paling lama satu tahun dan pidana denda paling banyak Rp200 juta.

Sekadar informasi, belum lama ini viral di media sosial TikTok video seorang penjual sate yang menolak menerima uang kertas pecahan Rp75.000. Dalam video yang di-posting pemilik akun TikTok tasripin_007 itu, tampak seorang laki-laki yang wajahnya tidak terlihat menunjukkan uang pecahan Rp75.000, sementara di hadapannya terlihat penjual sate.

Laki-laki yang memegang uang menyebutkan, dia hendak membayar sate memakai uang Rp75.000 itu. Namun, penjual sate menolak menerima pembayaran dengan Uang Peringatan Kemerdekaan (UPK) 75 RI berwarna merah putih tersebut memiliki gambar tampak muka depan Soekarno-Hatta.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini