Realisasi Anggaran Vaksin Covid-19 Capai Rp6,9 Triliun

Fariza Rizky Ananda, Jurnalis · Minggu 16 Mei 2021 17:22 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 16 320 2410725 realisasi-anggaran-vaksin-covid-19-capai-rp6-9-triliun-Onp9r3Lb3J.jpg Vaksin Covid-19 (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Pemerintah telah mengalokasikan anggaran melalui APBN tahun 2021 untuk vaksin Covid-19 sebesar Rp13,92 triliun.

Berdasarkan data dari Direktorat Jenderal Perbendaharaan Negara (DJPb), hingga tanggal 23 April 2021, anggaran vaksin tercatat telah terealisir Rp6,92 triliun. Demikian dilansir dari situs resmi Kemenkeu, Jakarta, Minggu (16/5/2021).

Pemberian vaksin Covid-19 merupakan salah satu cara pemerintah untuk membekali kekebalan tubuh masyarakat agar dapat kembali beraktivitas secara normal, termasuk dalam memulihkan ekonomi dengan mobilitas yang terkendali.

Baca Juga: Covid-19 Tahun Kedua, WHO: Bisa Lebih Berbahaya, Negara Kaya Harus Donasikan Vaksin 

Dikutip dari pernyataan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin pada situs Setkab, hingga tanggal 9 Mei 2021, cakupan vaksinasi telah mencapai sekitar 22 juta dosis dengan kapasitas vaksinasi mencapai 500 ribu per hari. Pemerintah menargetkan vaksinasi tersebut dapat membentuk kekebalan kelompok atau herd immunity dengan memvaksin 181,5 juta orang.

"Kita menembus angka (cakupan vaksinasi) 10 juta (dosis) sejak 13 Januari itu di 26 Maret, 20 juta itu di tanggal 30 April. Jadi dari dalam sebulan kita bisa naik 10 juta. Ini membuat totalnya kita sudah sampai sekarang 22 juta (dosis),” ujarnya.

Menkes menyampaikan, setelah sempat terjadi penurunan laju vaksinasi karena adanya penurunan suplai, pada bulan Mei pasokan vaksin guna memenuhi kebutuhan program vaksinasi di Tanah Air kembali mengalir.

“Alhamdulillah dengan bantuan banyak kementerian, Pak Airlangga juga banyak bantu, Pak Presiden banyak bantu, sehingga stok kita akan naik lagi di bulan Mei ini,” ujarnya.

Oleh karena itu, Budi G Sadikin meminta jajaran pemerintah di daerah untuk kembali mengakselerasi laju penyuntikan vaksin.

“Pesan saya ke seluruh aparat di daerah kita mulai menggenjot lagi ya karena jumlah stok vaksinnya sudah cukup. Di bulan Mei sesudah Lebaran segera kita genjot lagi vaksinasinya untuk bisa naik. Kalau bisa kita coba menyentuh satu juta per bulan di bulan Juni,” ujarnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini