Jumlah Pekerja yang Dapat BLT Subsidi Gaji, Ini 5 Faktanya

Fadel Prayoga, Jurnalis · Senin 17 Mei 2021 04:15 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 16 320 2410782 jumlah-pekerja-yang-dapat-blt-subsidi-gaji-ini-5-faktanya-EHm035HoJk.jpg BLT (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Waktu pencairan sisa BLT subsidi gaji tahun 2020 masih menjadi teka-teki. Pasalnya, hingga kini belum ada tanggal pasti ihwal penyaluran BLT gaji kepada para pekerja dengan upah di bawah Rp5 juta tersebut.

Terkait hal itu, Okezone telah merangkum beberapa fakta menarik soal BLT subsidi gaji, Senin (17/5/2021).

1. 147.080 Pekerja Belum Dapatkan BLT Gaji

Target penerimaan BLT gaji tahun 2020 sendiri sebanyak 12.403.896 orang dengan anggaran sebesar Rp29.769.350.400.000.

Baca Juga: Begini Tahapan Pencairan BLT Subsidi Gaji 

Namun, hingga 31 Desember 2020, anggaran itu baru terealisasi sebesar Rp29.416.358.400.000 atau 98,81%.

Artinya, dana sisa yang dikembalikan ke kas negara sebesar Rp352.992.000.000 dan ada 147.080 pekerja belum menerima BLT gaji sebesar Rp2,4 juta.

2. Ditargetkan Pencairan BLT Gaji pada Juni 2020

Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) sempat menargetkan bahwa pencairan BLT akan dilaksanakan pada Juni 2021 mendatang. Hal ini sebagai bentuk pertanggungjawaban mereka dalam mengelola anggaran tersebut.

"Nanti setelah lebaran atau Juni atau Juli. Yang penting intinya kita udah berusaha untuk memperjuangkan mereka yang belum dapat, harus klir dulu datanya," kata Direktur Jenderal Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja Kemnaker Aswansyah kepada Okezone, Minggu (20/4/2021).

3. Keputusan Pencairan BLT Gaji Tunggu Sri Mulyani

Dia menjelaskan, pihaknya sudah mengajukan dana sisa BLT subsidi gaji tahun 2020 ke Kementerian Keuangan (Kemenkeu). Nantinya, setelah mendapatkan persetujuan dari Menteri Keuangan Sri Mulyani akan segera dicairkan kepada para pekerja yang belum menerima BLT gaji pada tahun lalu.

"Terkait dengan sisa BSU/BLT yang belum tersalurkan, Kemnaker berupaya untuk mengusulkan kepada Kemenkeu agar dapat disalurkan kembali di tahun ini. Tentu hal ini harus mendapat persetujuan Kemenkeu dan sesuai dengan regulasi keuangan Negara," ujarnya.

4. Kemnaker Ajukan ke BPJS Ketenagakerjaan

Dia menyebut, setelah mendapatkan persetujuan dari Kemenkeu, pihaknya akan berkoordinasi dengan BPJS Ketenagakerjaan.

"Apabila usulan tersebut disetujui, Kemnaker bersama BPJS Ketenagakerjaan akan berkoordinasi menuntaskan penyaluran BSU bagi para penerima BSU yang sudah terdaftar namun memang belum menerima BSU akibat berbagai sebab," ujarnya.

5. Ini Persyaratan Dapatkan BLT Subsidi Gaji

Sebagai informasi, berikut beberapa syarat untuk menerima bantuan subsidi gaji/upah:

Pertama, penerima subsidi harus mereka yang terdaftar sebagai Warga Negara Indonesia (WNI). Tentunya harus dibuktikan dengan NIK.

Kedua, yang berhak mendapatkan subsidi tersebut ialah pekerja atau buruh penerima gaji atau upah.

Ketiga, terdaftar sebagai penerima aktif progrgam Jamsos BPJS Ketenagakerjaan. Dibuktikan dengan nomor kartu kepesertaan.

Keempat, kepesertaan sampai dengan bulan Juni 2020.

Kelima, peserta aktif program Jamsos Ketenagakerjaan yang membayar iuran dengan besaran iuran yang dihitung berdasarkan upah dibawah Rp5.000.000 (Lima Juta Rupiah). Sesuai dengan upah yang dilaporkan kepada BPJS Ketenagakerjaan.

Keenam, memiliki rekening bank aktif.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini