RS Hermina Akan Stock Split, Investor Bisa Beli Saham dengan Harga Segini

Aditya Pratama, Jurnalis · Senin 17 Mei 2021 08:05 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 17 278 2410978 rs-hermina-akan-stock-split-investor-bisa-beli-saham-dengan-harga-segini-vCwAQNPzrQ.jpg Stock Split Saham (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - PT Medikaloka Hermina Tbk (HEAL) akan melaksanakan pemecahan nilai saham atau stock split dengan ratio 1:5. Adapun aksi korporasi ini akan diminta persetujuan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada tanggal 2 Juni 2021.

Emiten pengelola Rumah Sakit Hermina ini akan memecah nilai nominal saham dari Rp100 menjadi Rp20 per lembar saham. Jumlah saham setelah stock split menjadi 14,78 miliar dari sebelumnya 2,97 miliar.

Baca Juga: Perusahaan Asal Singapura Caplok Saham Hermina 

Pelaksanaan stock split untuk meningkatkan likuiditas perdagangan saham HEAL di Bursa Efek Indonesia (BEI).

"Dan agar harga saham Perseroan menjadi lebih terjangkau bagi para investor retail, sehingga diharapkan akan meningkatkan jumlah pemegang saham Perseroan," tulis keterangan HEAL seperti dikutip keterbukaan informasi, Jakarta, Senin (17/5/2021).

Pada penutupan perdagangan 11 Mei 2021 atau sebelum libur Lebaran, data BEI mencatat saham HEAL ditutup turun Rp50 atau 1,10% ke level Rp 4.500/saham dengan kapitalisasi pasar Rp13,40 triliun.

Berkaitan dengan rencana stock split, pelaksanaan Management and Employee Stock Option Plan (MESOP) Perseroan juga akan mengalami penyesuaian, dimana jumlah MESOP sebelum stock split sebesar 44,59 juta saham menjadi 222,97 juta saham.

Kemudian, harga eksekusi MESOP sebelum stock split sebesar Rp3.111 per saham di Tahap II menjadi Rp622,2 per saham setelah dilakukan stock split.

Berikut jadwal rencana stock split HEAL:

1. RUPSLB terkait persetujuan rencana stock split (2 Juni 2021)

2. Penyampaian permohonan pencatatan tambahan ke BEI (15 Juli 2021)

3. Pengumuman jadwal pelaksanaan stock split di surat kabar, situs BEI, dan situs Perseroan (26 Juli 2021)

4. Awal perdagangan saham dengan nilai nominal lama di Pasar Reguler dan Pasar Negosiasi (29 Juli 2021)

5. Awal perdagangan saham dengan nilai nominal baru di Pasar Reguler dan Pasar Negosiasi (30 Juli 2021)

6. Awal periode peniadaan perdagangan di Pasar Tunai (30 Juli 2021)

7. Akhir Periode Peniadaan Perdagangan di Pasar Tunai (2 Agustus 2021)

8. Akhir penyelesaian transaksi saham dengan nilai nominal lama di Pasar Reguler dan Pasar Negosiasi (2 Agustus 2021)

9. Tanggal penetapan pemegang saham yang berhak atas stock split (2 Agustus 2021)

10. Saham dengan nominal baru didistribusikan oleh KSEI (3 Agustus 2021)

11. Awal perdagangan saham dengan nilai nominal baru di Pasar Tunai (3 Agustus 2021)

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini