Pendapatan Tergerus, Laba HOKI Anjlok 63% Jadi Rp38 Miliar

Aditya Pratama, Jurnalis · Senin 17 Mei 2021 12:55 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 17 278 2411108 pendapatan-tergerus-laba-hoki-anjlok-63-jadi-rp38-miliar-5CzeyJcy2X.jpg Akuntan (Shutterstock)

JAKARTA - PT Buyung Poetra Sembada Tbk (HOKI) mencatatkan penurunan laba bersih sepanjang tahun 2020. Pada laporan keuangan tahunan, Perseroan mencatatkan laba bersih sebesar Rp38,04 miliar atau lebih rendah 63,32 persen dari tahun 2019 sebesar Rp103,72 miliar.

Dikutip dari keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (17/5/2021), penjualan neto Perseroan di tahun 2020 tercatat sebesar Rp1,17 trilliun atau turun 29,02 persen dari tahun sebelumnya sebesar Rp1,65 triliun, dengan laba per saham dasar Rp16.

Adapun penjualan emiten yang bergerak dalam bidang pengolahan dan distribusi beras bermerek premium ini terdiri atas beras, retur dan potongan penjualan serta sewa pembangkit listrik.

Penjualan beras tercatat menjadi penjualan tertinggi sebesar Rp1,20 triliun atau lebih rendah dari sebelumnya Rp1,68 triliun. Kemudian, sewa pembangkit listrik tercatat Rp6 miliar serta retur dan potongan penjualan tercatat Rp39,56 miliar atau lebih tinggi dari sebelumnya Rp33,99 miliar.

Baca Juga: Setelah THR, Investor Kecipratan Dividen INCO Rp469 Miliar

HOKI mencatatkan adanya penurunan beban pokok penjualan di tahun 2020 menjadi Rp1,02 triliun dari periode yang sama tahun sebelumnya Rp1,41 triliun. Beban penjualan juga turun menjadi Rp28,97 miliar dari sebelumnya Rp31,12 miliar dan beban usaha turun menjadi Rp74,77 miliar dari sebelumnya Rp80,86 miliar.

Arus kas neto yang diperoleh dari aktivitas operasi tercatat Rp78,18 miliar, arus kas dari aktivitas investasi tercatat Rp116,48 miliar dan arus kas neto yang digunakan untuk aktivitas pendanaan tercatat Rp12,39 miliar.

Buyung Poetra Sembada mencatatkan liabilitas sebesar Rp244,36 miliar dan ekuitas sebesar Rp662,56 miliar. Adapun total aset perseroan meningkat menjadi Rp906,92 miliar dibanding tahun 2019 sebesar Rp848,67 miliar.

Baca Juga: Alibaba Rugi Rp12 Triliun, Sejarah untuk Pertama Kalinya

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini