Gojek-Tokopedia Merger Lahirkan GoTo, Persiapan Sebelum IPO

Aditya Pratama, Jurnalis · Senin 17 Mei 2021 17:26 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 17 278 2411302 gojek-tokopedia-merger-lahirkan-goto-persiapan-sebelum-ipo-022I0ar2xv.jpg GoTo (Foto: Dokumentasi GoTo)

JAKARTA - Gojek dan Tokopedia hari ini mengumumkan pembentukan GoTo. Dengan bergabungnya dua perusahaan ini sekaligus menandakan merger perusahaan teknologi terbesar di Indonesia.

Analis Binaartha Sekuritas, M Nafan Aji Gusta Utama menilai, bergabungnya dua perusahaan teknologi ini merupakan langkah awal dalam rangka penawaran umum perdana saham atau Initial Public Offering (IPO).

Jika nantinya GoTo melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI), Nafan berharap IPO GoTo akan disambut positif investor Tanah Air karena market cap perusahaan tersebut berpotensi akan semakin menguat.

"Ini merupakan langkah awal dalam rangka memaksimalkan potensi IPO, untuk meningkatkan daya tarik kepada para investor untuk berinvestasi saham pada IPO nanti, ini kan rencananya dual listing di AS juga, jadi otomatis akan menjadi magnet bagi para investor domestik Indonesia maupun investor global," ujar Nafan saat dihubungi MNC Portal Indonesia, Senin (17/5/2021).

Nafan berpendapat, jika nantinya GoTo melakukan IPO akan sangat menarik perhatian investor, terlebih belum ada perusahaan rintisan sekelas unicorn atau decacorn yang melakukan IPO.

Baca Juga: Gojek dan Tokopedia Merger, Bos GoTo Sebut Pendapatan Driver Bakal Lebih Besar

"Menurut saya semestinya bagus, maksudnya berpotensi bisa menjadi IPO terbesar di Tanah Air karena ini merupakan berbasis digital bahkan juga ke depannya juga mudah-mudahan ekosistemnya juga bisa terbentuk dengan optimal," kata dia.

Meskipun IPO dari perusahaan berbasis teknologi digital belum memberikan dampak signifikan di pasar modal Indonesia, namun Nafan optimis GoTo akan menjadi pembeda jika nantinya jadi melantai di Bursa.

"Memang sebenarnya IPO di sisi teknologi digital di Tanah Air masih belum memberikan dampak yang luar biasa ya, saat ini kan perbankan yang market cap nya luar biasa, mudah-mudahan dengan adanya IPO GoTo ini bisa berpotensi meningkatkan market cap pada sektor digital berbasis teknologi. Ini juga mendorong perusahaan-perusahaan unicorn lainnya untuk melakukan kebijakan IPO, jadi kan perlahan market cap pasar modal kita perlahan akan menguat," tutupnya.

Baca Juga: Resmi Merger dengan Gojek, Ini Kata Bos Tokopedia

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini