Pelaku UMKM Pesimistis Kecipratan Cuan dari GoTo

Hafid Fuad, Jurnalis · Selasa 18 Mei 2021 10:20 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 18 320 2411544 pelaku-umkm-pesimistis-kecipratan-cuan-dari-goto-RztFWBYcGl.jpg UMKM (Foto: Okezone)

JAKARTA - Merger bisnis dua startup raksasa lokal Gojek dan Tokopedia berupa Grup GoTo tidak sepenuhnya diyakini akan menguntungkan pelaku UMKM. Kok bisa?

Menurut Ketua Asosiasi UMKM Indonesia (Akumindo) Muhammad Ikhsan Ingratubun secara hitungan bisnis, maka kedua marketplace tersebut yang hanya akan mendapatkan keuntungan. Tapi bila dilihat khususnya kepada pelaku UMKM, justru tidak berpengaruh secara signifikan.

"Karena yang tadinya produk mereka bisa dijual melalui kedua marketplace tersebut, tapi setelah merger tentu hanya akan ada satu marketplace saja," ujar Ikhsan saat dihubungi Okezone di Jakarta (18/5/2021).

Baca Juga: Gojek-Tokopedia Merger Jadi GoTo, Pembayaran Pakai Gopay atau OVO? 

Sebelumnya Co-founder dan CEO Tokopedia William Tanuwijaya, menyatakan berdirinya GoTo membuktikan bahwa bangsa Indonesia dapat bermimpi dan mewujudkannya.

"Misi kami sejak awal adalah untuk selalu menciptakan dampak sosial dalam skala besar, termasuk memberikan kesempatan yang setara bagi pegiat UMKM lokal mengembangkan bisnisnya," kata dia.

GoTo disebut akan menyatukan kekuatan dua perusahaan teknologi terdepan di Indonesia yang menciptakan ekosistem unik dan saling melengkapi secara global.
Dengan mengombinasikan layanan e-commerce, pengiriman barang dan makanan, transportasi serta keuangan, Grup GoTo akan menciptakan platform konsumen digital terbesar yang melayani sebagian besar kebutuhan konsumsi rumah tangga di Indonesia.


GoTo disebut akan menyatukan kekuatan dua perusahaan teknologi terdepan di Indonesia yang menciptakan ekosistem unik dan saling melengkapi secara global.


Dengan mengombinasikan layanan e-commerce, pengiriman barang dan makanan, transportasi serta keuangan, Grup GoTo akan menciptakan platform konsumen digital terbesar yang melayani sebagian besar kebutuhan konsumsi rumah tangga di Indonesia.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini