Valuasi GoTo Tembus Rp257 Triliun, Perusahaan Hasil Merger Gojek-Tokopedia

Hafid Fuad, Jurnalis · Selasa 18 Mei 2021 11:08 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 18 320 2411569 valuasi-goto-tembus-rp257-triliun-perusahaan-hasil-merger-gojek-tokopedia-9TR5TTJmpH.jpg GoTo (Foto: Dokumentasi GoTo)

JAKARTA - Bersatunya duo platform transportasi online dan platform e-commerce Tokopedia sebagai GoTo Group disebut akan menjelma sebagai raksasa teknologi Indonesia. Raksasa ini akan menghadapi raksasa lainnya di Asia Tenggara dan lebih besar yaitu Grab dan Sea Group.

Co-CEO Gojek Andre Soelistyo akan memimpin langsung penggabungan bisnis tersebut dengan jabatan sebagai CEO GoTO.

GoTo diklaim bisa memiliki valuasi setidaknya USD18 miliar atau setara Rp257,4 triliun (kurs Rp14.300 per USD). Ini hasil akumulasi pendanaan yang dilakukan dalam beberapa putaran oleh dua perusahaan tersebut hanya dalam dua tahun terakhir ini.

Baca Juga: Gojek-Tokopedia Merger Jadi GoTo, Pembayaran Pakai Gopay atau OVO? 

GoTo digadang-gadang akan bersaing melawan superioritas Grab and Sea Group demi menjadi sang penguasa Super Apps di Asia Tenggara. Pasar ini potensial karena dihuni populasi 650 juta konsumen. Ini memungkinkan karena ada modal besar berupa lebih dari 100 juta pengguna aktif per bulan, menjadikan GoTo sebagai platform konsumen digital terbesar di Indonesia. Platform ini memiliki layanan e-commerce, layanan berbasis permintaan, dan berbagai layanan keuangan.

"Hari ini adalah hari yang benar-benar bersejarah karena kita menandai awal GoTo dan fase pertumbuhan berikutnya untuk Gojek, Tokopedia dan GoTo Financial," kata Soelistyo dalam pernyataan resminya seperti dilansir dari Forbes (18/5/2021).

Pengemudi Gojek ke depannya akan mengirimkan lebih banyak paket Tokopedia yang melayani berbagai paket dagangan para mitranya yang terdiri dari berbagai skala usaha. Ini akan menambah manfaat seiring penguatan solusi bisnis kedua platform.

Mereka juga akan memaksimalkan gabungan skala bisnisnya dan meningkatkan inklusi keuangan di berbagai daerah yang sedang berkembang. Khususnya dengan menggali potensi pertumbuhan yang belum dimanfaatkan.

GoTo berencana akan menyasar pasar kelas menengah Indonesia yang terus tumbuh. Segmen penduduk ini berkarakter usia muda dan melek teknologi. Diperkirakan sekitar setengah dari 270 juta penduduk Indonesia kini memiliki hanya sedikit dan bahkan tidak memiliki akses ke layanan keuangan.

Berdirinya GoTo Group membuktikan bahwa seluruh Indonesia kini bisa mempercayai apa yang disebut 'Impian Indonesia' dan mewujudkannya nyata. Pendiri dan CEO Tokopedia William Tanuwijaya mengatakan tujuan kami adalah membangun sebuah perusahaan yang menciptakan dampak sosial secara bertahap, menyediakan wadah berkembang bagi bisnis kecil, serta memberi konsumen akses yang sama terhadap barang dan jasa di seluruh negeri.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini