Cara Menjadi Reseller Baju

Fadel Prayoga, Jurnalis · Rabu 19 Mei 2021 09:54 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 19 455 2412135 cara-menjadi-reseller-baju-vLQr9oAAVp.jpg Cara Menjadi Reseller Baju (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Cara menjadi reseller baju menjadi salah satu bisnis yang bisa digeluti di tengah pandemi Covid-19. Dengan menjadi reseller, kalian tidak membutuhkan modal besar bahkan bisa dikatakan tanpa modal.

Bagi seorang pemula lebih baik memilih bisnis yang minim risiko, seperti berjualan baju. Layaknya makanan maupun minuman, usaha ini tidak akan pernah mati karena menjadi kebutuhan utama bagi para masyarakat di Indonesia yang memang terkenal konsumtif.

Setelah itu, ketika Anda memutuskan untuk nyemplung ke bisnis fesyen pasti akan terbentur dengan masalah lagi, yaitu memerlukan modal yang besar. Tapi, hal itu tak boleh menjadi penghalang Anda untuk mengurungkan niat menjadi seorang pengusaha.

Baca Juga: Mau Jadi Reseller Sukses? Perhatikan Hal-Hal Berikut Ini 

Anda tetap bisa menjalani usaha tanpa perlu modal besar, yakni caranya dengan menjadi reseller. Inti dari pekerjaan ini adalah membeli produk dengan harga sekecil-kecilnya agar bisa dijual dengan harga yang tinggi sehingga profit yang didapatkan besar.

Berikut cara menjadi reseller baju seperti dikutip Paper.id, Rabu (19/5/2021).

1. Bandingkan Harga Supplier Baju

 

Saat ini, mudah untuk mencari supplier baju karena Anda dapat menemukannya melalui dunia maya. Namun, apakah mereka dapat dipercaya? dan yang paling terpenting, apakah mereka bisa memberikan harga murah dengan jaminan tanpa mengurangi kualitas produknya? untuk itu, Anda memerlukan riset yang cukup lama. Kumpulkan beberapa supplier dan pilah semuanya berdasarkan harga termahal ke termurah.

Jika Anda sudah menemukan satu supplier yang tepat, jangan berhenti untuk mencari beberapa alternatif lainnya. Sebab, Anda tidak bisa memastikan apakah vendor tersebut akan terus dapat bertahan di dunia bisnis yang cukup keras. Jika anda sudah mempunyai back up atau cadangan, Anda tidak akan lagi dipusingkan dengan hal tersebut ketika salah satu supplier menghilang.

2. Cek Harga Kompetitor

Kalo Anda memutuskan untuk terjun ke bisnis fashion, itu artinya Anda telah siap untuk berhadapan dengan para pesaing atau kompetitor. Tak dapat dipungkiri jika usaha satu ini ibarat ‘kacang goreng’ dan mereka yang mampu bertahan yang akan mendapatkan banyak pelanggan. Lantas, bagaimana caranya Anda bisa bertahan?

Sebelum Anda memposting produk terbaru, Anda harus memastikan jika harga produk tersebut berada di bawah atau setidaknya bersaing dengan harga kompetitor. Jika Anda lebih cerdik, gunakan kode promo atau potongan harga untuk sekian pembeli pertama. Semakin banyak Anda memiliki costumer, itu akan bagus untuk meningkatkan kepercayaan dari para pelanggan Anda sendiri.

3. Gunakan Foto yang Profesional

Banyak pelaku usaha yang menyepelekan kekuatan dari sebuah gambar. Padahal, seorang costumer hanya akan tertarik membeli sebuah produk apabila mereka melihat foto yang atraktif. Penggunaan foto yang profesional menjadi salah satu cara terbaik untuk mendatangkan konsumen ke toko online Anda. Sekali mereka melihat gambar tersebut, mereka akan terus mencari produk terbaik Anda dan pastinya akan membeli salah satu di antaranya.

Hal tersebut tidak dapat dipungkiri karena Anda berjualan melalui online shop di dunia maya. Karena Anda tidak memiliki toko fisik, seseorang hanya akan mau melihat apabila mereka merasa tertarik. Bukan deskripsi ataupun harga, faktanya gambar yang menarik menjadi alasan mengapa seorang kostumer mau mengklik produk yang Anda jual. Tidak percaya? coba buktikan sendiri.

 

4. Untung Tipis, Laku Banyak!

Menerapkan untung tipis itu sangat bagus dalam beberapa hal dalam penjualan, yakni meningkatkan brand awareness dari para pemakaianya lantaran terkenal dengan produk yang murah tanpa mengurangi kualitas. Selain itu, untung tipis juga membuat semakin banyak orang mau membeli produk Anda.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini