Fakta Bansos Tunai Diperpanjang, Pencairan Mei Dirapel di Juni

Giri Hartomo, Jurnalis · Senin 24 Mei 2021 04:23 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 23 320 2414360 fakta-bansos-tunai-diperpanjang-pencairan-mei-dirapel-di-juni-BX6l7mVRgm.jpg Rupiah (Foto: Shutterstock)

8. Cara Mengecek Penerima Bansos Tunai

Untuk masyarakat yang berhak menerima bansos Kemensos 2021 bisa melakukan pengecekan melalui situs web Kemensos yang baru, yaitu cekbansos.kemensos.go.id dengan menggunakan NIK dan data tempat tinggal.

9. Tahapan Pencairan Dana Bantuan Rp300.000

Untuk mencairkannya, KPM bisa mendatangi kantor pos terdekat setelah menerima surat pemberitahuan pencairan BST. Kantor Pos telah menetapkan jadwal pencairan untuk menghindari terjadinya kerumunan. Maka, KPM diminta hadir sesuai dengan waktu yang telah ditetapkan.

Pencairan Bansos Tunai tidak boleh diwakilkan, oleh karena itu KPM wajib membawa surat undangan dan KTP atau KK. Bagi KPM yg sedang sakit, lansia, dan disabilitas, petugas kantor pos akan mengantar langsung dana BST ke tempat penerima.

10. Bansos Tunai Telah Cair Rp11,81 Triliun

Menurut data hingga 11 Mei 2021, penyaluran Bansos Tunai (BST) mencapai Rp11,81 triliun untuk 10,23 juta KPM. Angka ini setara 98,39% dari pagu anggaran bansos tunai mencapai Rp12 triliun.

Dikutip dari akun Instagram @ditjenperbendaharaan, Rabu (19/5/2021), realisasi belanja PC-PEN Cluster Perlindungan Sosial sampai dengan 11 Mei 2021 Rp56,79 triliun, 37,79% dari alokasi Realisasi klaster perlindungan sosial.

11. Selain Bansos Tunai, Ini Daftar Bantuan yang Seharusnya Diperpanjang

Pengamat ekonomi INDEF Nailul Huda menilai masyarakat nampaknya menyambut baik untuk bansos tunai ini. Karena bansos yang sifatnya tunai dinilai lebih bisa diawasi dibandingkan dengan bansos berbentuk barang.

"Bagi saya pribadi bantuan untuk UMKM perlu juga untuk diperpanjang. Bagaimanapun juga UMKM tetap memegang peranan penting bagi perekonomian. Setidaknya mereka bisa bertahan di tengah pandemi sudah bagus. Selanjutnya bantuan subsidi listrik untuk RT kurang mampu dan pelaku UMKM penting untuk pemulihan ekonomi nasional," ujar Huda saat dihubungi Okezone di Jakarta (19/5/2021).

Sementara pengamat ekonomi Bhima Yudhistira menambahkan bantuan yang perlu didorong untuk menggerakkan konsumsi adalah PPN 10% ditanggung pemerintah. Khususnya barang ritel selama 3-5 bulan. Kemudian bantuan subsidi internet gratis kepada UMKM. "Juga subsidi ongkir tepat sasaran mendorong penjualan produk lokal," ujar Bhima dihubungi terpisah.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini