Mau Beli Rumah di Jakarta? Siapkan Dulu Rp2,5 Miliar

Fadel Prayoga, Jurnalis · Selasa 25 Mei 2021 18:01 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 25 470 2415404 mau-beli-rumah-di-jakarta-siapkan-dulu-rp2-5-miliar-z3bcDOyxkI.jpg Rumah (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Industri properti menjadi salah satu industri yang terdampak pandemi Covid-19. Pemerintah pun telah mengeluarkan kebijakan seperti DP KPR 0% hingga pembebasan pajak pertambahan nilai alias PPN untuk pembelian rumah agar industri properti kembali bangkit.

Minat masyarakat untuk membeli rumah saat ini cukup tinggi. Akan tetapi untuk membeli rumah di sekitaran Jakarta harus menyiapkan dana sekiranya Rp2,5 miliar.

"Bagi konsumen yang ingin memiliki rumah tapak di kawasan Jakarta, mereka harus menyediakan dana setidaknya Rp2,5 miliar untuk bisa membelinya," kata Country Manager Rumah.com Marine Novita dalam webinar di Jakarta, Selasa (25/5/2021).

Baca Juga: Doa Dimudahkan Punya Rumah 

Sebagai solusi alternatifnya, pencari properti yang mengincar hunian di kawasan Jakarta namun dengan budget terbatas bisa melirik apartemen. Karena saat ini, dengan budget di kisaran Rp750 jutaan, konsumen masih bisa mendapatkan unit apartemen dengan dua kamar tidur.

Sementara itu, pencarian properti pada kuartal pertama 2021 naik sebesar 26% dibandingkan kuartal sebelumnya. Secara tahunan, pencarian properti di masih meningkat sebesar 183%.

Pencarian properti di kawasan Jabodetabek masih didominasi pencarian rumah tapak yakni sebesar 90% dari total pencarian properti di dengan lokasi pencarian yang paling populer adalah Jakarta Selatan (24%) di mana jika diakumulasikan, mayoritas pencarian (56%) berasal dari DKI Jakarta.

Marine menyimpulkan bahwa berdasarkan Data Rumah.com Indonesia Property Market Index pada kuartal kesatu 2021 menunjukkan terjadinya penurunan harga properti.

Namun, pasar properti nasional diperkirakan masih akan tetap stabil mengingat penurunan harga properti lebih dipengaruhi oleh turunnya harga apartemen. Sebaliknya, harga properti untuk segmen rumah tapak masih meningkat. Hal lain yang dapat menjaga optimisme pasar properti di 2021 adalah masih tingginya pencarian properti pada kuartal pertama 2021 dibandingkan kuartal sebelumnya.

Jawa Barat, Banten, dan Jawa Tengah adalah sejumlah wilayah yang masih tetap menunjukkan kenaikan harga properti, terutama di segmen rumah tapak. Hal ini terutama terlihat pada kota-kota favorit pencarian properti seperti Tangerang, Depok, Bekasi, dan Semarang.

“Preferensi konsumen akan rumah tapak yang dekat dengan pusat kota belum sebanding dengan anggaran yang disediakan, yakni di bawah Rp1 miliar,” jelas Marine.

Turunnya harga properti dan naiknya suplai properti menunjukkan bahwa pasar properti masih berada dalam situasi buyer’s market di mana bagi konsumen yang sudah siap secara finansial, inilah saat terbaik untuk membeli properti.

Konsumen juga akan semakin dimanjakan oleh stimulus Pemerintah berupa penghapusan PPN, pembelian properti tanpa uang muka, serta tren suku bunga yang terus turun.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini