Tingkat Hunian Hotel Berbintang Mulai Merangkak Naik

Rina Anggraeni, Jurnalis · Rabu 02 Juni 2021 13:29 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 02 470 2418878 tingkat-hunian-hotel-berbintang-mulai-merangkak-naik-gYpcxzfTF5.jpg Hotel (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) merilis data tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel klasifikasi bintang di Indonesia mengalami kenaikan pada April 2021. Adapun TPK April 2021 mencapai rata-rata 34,63% atau meningkat 21,96 poin dibandingkan dengan TPK bulan yang sama tahun 2020 yang tercatat sebesar 12,67%.

"Jika dibandingkan dengan bulan sebelumnya, Maret 2021, TPK April 2021 mengalami penurunan sebesar 1,44 poin," ujar Deputi Bidang Statistik, Distribusi dan Jasa Badan Pusat Statistik (BPS) Setianto di Jakarta, Rabu (2/6/2021).

Baca Juga: Hotel Megah Terbengkalai di Cimahi Ini Jadi Wahana Selfie

Dia menjabarkan, rata-rata lama menginap tamu asing dan Indonesia pada hotel klasifikasi bintang selama April 2021 tercatat sebesar 1,72 hari, atau terjadi penurunan sebesar 0,21 poin jika dibandingkan dengan keadaan April 2020.

Saat ini, jumlah turis asing yang datang ke Indonesia pada April 2021 di angka 127,5 ribu orang. Jumlah ini turun 2,61% jika dibandingkan pada Maret 2021 yang hanya 132,6 ribu kunjungan.

Baca Juga: Jalan-Jalan ke Surabaya? Oakwood Hotel & Residence Pilihan Hotel Terbaik

"Jumlah kunjungan wisatawan mancanegara ke Indonesia pada April 2021 menurun sebesar 19,33% dibandingkan dengan jumlah kunjungan April 2020. Jika dibandingkan dengan bulan sebelumnya, Maret 2021, jumlah kunjungan wisman April 2021 juga mengalami penurunan sebesar 2,61%," bebernya.

Secara kumulatif (Januari–April 2021), jumlah kunjungan wisman mencapai 511,44 ribu kunjungan atau merosot tajam sebesar 81,78% jika dibandingkan dengan jumlah kunjungan wisman pada periode yang sama tahun 2020 yang berjumlah 2,81 juta kunjungan.

Sedangkan, jika dilihat dari kenegaraannya kunjungan wisman di April 2021 terbanyak dari Timur Leste yakni 56,8 ribu kunjungan atau 44,6%. Sementara itu posisi selanjutnya diikuti oleh Malaysia sebesar 39,5 ribu wisatawan atau 31%, dan Tiongkok hanya sekitar 7,7% atau 9,9 ribu orang.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini