Jenis Kegiatan Filantropi Miliarder Ternama Dunia

Kamis 03 Juni 2021 17:42 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 03 455 2419681 jenis-kegiatan-filantropi-miliarder-ternama-dunia-d4xJp8amnC.jpg Warren Buffett (Foto: CNBC)

JAKARTA - Tidak hanya sibuk memupuk pundi-pundi kekayaannya, para miliarder di dunia juga banyak yang memiliki sifat dermawan dan terbiasa mendonasikan sebagian hartanya untuk beramal. Mereka disebut dengan filantropis.

Istilah filantropi berbeda dengan kegiatan charity dan CSR. Kegiatan filantropi dilakukan oleh lembaga, yayasan, perusahaan, atau pribadi berdonasi secara jangka panjang dan berkelanjutan. Sedangkan charity biasanya bersifat jangka pendek.

Lalu ada juga kegiatan CSR yang juga memiliki sifat jangka panjang dan berkelanjutan seperti filantropi, namun kegiatan ini biasanya ditujukan kepada perusahaan.

Baca Juga: Daftar 10 Orang Terkaya Malaysia 2021: Robert Kuok Tak Terkalahkan Miliki Rp174 Triliun

Ada beberapa pengusaha kaya yang terkenal dengan kegiatan filantropisnya, bahkan beberapa di antaranya mendirikan yayasan atau lembaga amalnya sendiri. Berikut ulasannya, dikutip dari Koran Sindo, Kamis (3/6/2021).

Warren Buffett

Buffet sangat perhatian terhadap upaya memecahkan masalah kesehatan dan pendidikan global. Ketertarikan ini membuatnya aktif mempromosikan yayasan dan mendorong orang lain untuk berkontribusi terutama mereka yang memiliki kekayaan bernilai tinggi.

Kontribusi Buffet terhadap Bill and Melinda Gates Foundation telah memberinya pengaruh besar. Dalam Yayasan The Giving Pledge, Buffet berjanji akan menyumbangkan lebih dari 99% kekayaannya untuk filantropi selama dia hidup atau mati.

Baca Juga:  Kekayaan 50 Orang Terkaya Malaysia Meningkat Jadi Rp1.287 Triliun, Ada Bos Mr DIY

Azim Premji

Azim merupakan salah satu orang terkaya di India yang lebih dikenal dengan sifat kedermawanannya. Dia telah didirikan Azim Premji Foundation pada 2001 sebagai organisasi sosial nirlaba dengan tujuan meningkatkan pendidikan di India.

Premji telah menggunakan kekayaannya untuk memulai sejumlah kegiatan filantropi termasuk yayasannya untuk pendidikan dasar di sekolah-sekolah pemerintah pedesaan di India. Prakarsa filantropi Azim Premji tersebut memiliki potensi signifikan untuk berkontribusi pada perubahan sosial secara sinergis.

Bill Gates

Bill Gates dan istrinya mendirikan Yayasan Bill and Melinda Gates Foundation. Yayasan ini bergerak ke sejumlah program namun fokusnya adalah tentang peningkatan layanan kesehatan di negara miskin. Melalui yayasan ini, sudah ada program vaksin yang bernilai miliaran untuk memberantas polio, campak, TBC, dan malaria.

Bill dan Melinda Gates juga mengajak teman-temannya yang kaya raya untuk menyumbang, seperti Warren Buffett, Carnegie, Rockefeller, dan Ford. Tokoh-tokoh yang saking tajirnya tersebut bahkan dibuatkan biografi berjudul The Men Who built America.

Jack Ma

Pemilik Alibaba ini menyatakan sesudah pensiun dari bisnis dia akan fokus di kegiatan filantropi dan pendidikan. Pria ini juga telah membentuk yayasan yang bergerak di bidang pendidikan sejak 2014 bernama Jack Ma Foundation. Yayasan ini khusus memberikan perhatian pada pengembangan guru dan kepala sekolah di pedesaan China.

Jack Ma juga telah membentuk Alibaba Foundation pada 2011, yaitu sebuah badan amal swasta yang mendapat biaya dari 0,3% pendapatan tahunan Alibaba Group. Tujuan dari yayasan ini adalah mendukung kegiatan pelestarian lingkungan dan membantu rakyat miskin di China.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini