Sri Mulyani Usul Anggaran Kemenkeu Rp43,1 Triliun di 2022, Buat Apa Saja?

Antara, Jurnalis · Kamis 10 Juni 2021 18:18 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 10 320 2423234 sri-mulyani-usul-anggaran-kemenkeu-rp43-1-triliun-di-2022-buat-apa-saja-usQXRXoZwD.jpg Sri Mulyani (Foto: Dok Kemenkeu)

JAKARTA - Sekretaris Jenderal Kementerian Keuangan Heru Pambudi mengatakan, pihaknya mengusulkan anggaran pagu indikatif Kemenkeu untuk tahun 2022 sebesar Rp43,19 triliun.

"Pagu indikatif Kemenkeu tahun anggaran 2022 diusulkan sebesar Rp43,19 triliun," katanya dalam raker Menkeu Sri Mulyani bersama Komisi XI DPR RI di Jakarta, Kamis (10/6/2021).

Heru merinci berdasarkan sumber dana pagu indikatif Kemenkeu tersebut berasal dari rupiah murni sebesar Rp33,62 triliun, penerimaan negara bukan pajak (PNBP) Rp7,08 miliar, dan badan layanan umum (BLU) Rp9,5 triliun.

Baca Juga: Realisasi Anggaran Kemenkeu Rp24,7 Triliun, Sri Mulyani Habiskan Rp10 Triliun untuk Gaji PNS 

Sementara itu, dia mengatakan akan ada lima program termasuk BLU yang dijalankan dengan anggaran tersebut yakni meliputi program kebijakan fiskal sebesar Rp27 miliar dan pengelolaan penerimaan negara Rp3,21 triliun.

Kemudian, pengelolaan belanja negara Rp18,38 miliar; pengelolaan perbendaharaan, kekayaan negara dan risiko Rp144,1 miliar; serta dukungan manajemen Rp39,79 triliun.

Sementara jika dirinci berdasarkan per unit eselon I Kemenkeu yang menjalankan program-program tersebut maka anggaran ini akan dibagikan kepada Sekretariat Jenderal sebesar Rp22,94 triliun dan Inspektorat Jenderal Rp76,1 miliar.

Direktorat Jenderal Anggaran sebesar Rp100,22 miliar, Direktorat Jenderal Pajak Rp8,26 triliun, Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Rp2,91 triliun, serta Direktorat Jenderal Perimbangan dan Risiko Rp71,73 miliar.

Direktorat Jenderal Pengelolaan dan Pembiayaan Risiko Rp296,42 miliar, Direktorat Jenderal Perbendaharaan Rp7,24 triliun, dan Direktorat Jenderal Kekayaan Negara Rp635,73 miliar.

Badan Pendidikan dan Pelatihan Keuangan sebesar Rp485,14 miliar, Badan Kebijakan Fiskal Rp91 miliar, serta Lembaga National Single Window (LNSW) Rp66,98 miliar.

Sedangkan, berdasarkan fungsinya maka pagu indikatif 2022 akan meliputi pelayanan umum Rp39,75 triliun, ekonomi Rp189,51 miliar, dan pendidikan Rp3,26 triliun.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini