Nilai Ekonomi Digital RI Diproyeksi Rp4.531 Triliun, 34% Dikuasai E-Commerce

Oktiani Endarwati, Jurnalis · Kamis 10 Juni 2021 20:54 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 10 320 2423316 nilai-ekonomi-digital-ri-diproyeksi-rp4-531-triliun-34-dikuasai-e-commerce-dBU9jxTVT3.jpg Grafik Ekonomi (Foto: Ilustrasi Shutterstock)

JAKARTA - Menteri Perdagangan (Mendag) Muhammad Lutfi mengatakan, nilai ekonomi digital pada tahun 2020 menghasilkan 4% dari GDP nasional. Sementara pada 2030, pertumbuhan GDP Indonesia akan tumbuh dari Rp15.400 triliun hari ini menjadi Rp24.000 triliun pada tahun 2030.

Baca Juga: Strategi Industri Kriya Bertahan di Tengah Pandemi, Inovasi Produk dan Pemasaran

Sementara pertumbuhan ekonomi digitalnya sendiri akan tumbuh 8 kali lipat dari Rp632 triliun menjadi Rp4.531 triliun.

Baca Juga: Menko Airlangga: Momentum Pandemi Dorong Transformasi Ekonomi Digital

"Dari jumlah sebesar Rp4.531 triliun tersebut, e-commerce akan memerankan peran yang sangat besar, yaitu 34% atau setara Rp1.900 triliun," ujarnya dalam konferensi pers di Istana Presiden, Kamis (10/6/2021).

Selanjutnya diikuti business to business (B2B) 13% atau setara Rp763 triliun, health tech 8% atau Rp471,6 triliun.

Lutfi melanjutkan, e-commerce Indonesia memiliki peran yang sangat besar seperti online travel sebesar Rp575 triliun, online media dengan Rp191 triliun, ride hailing seperti Gojek dan Grab dengan Rp401 triliun, dan juga fintech pada 2030.

"Indonesia akan mempunyai GDP besar lebih dari 55% daripada GDP digital ASEAN. Jumlahnya kira-kira Rp323 triliun dan akan tumbuh menjadi Rp417 triliun pada 2030," tuturnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini