BLT Bikin UMKM Pede Bisa Bangkit tapi...

Michelle Natalia, Jurnalis · Senin 14 Juni 2021 16:04 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 14 320 2424934 blt-bikin-umkm-pede-bisa-bangkit-tapi-j0mAynwhlr.jpg Kepercayaan UMKM pada Pemerintah Meningkat. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Tingkat kepercayaan UMKM terhadap pemerintah. Kepercayaan UMKM mengindikasikan bahwa pemerintah bisa mengatasi Covid-19 dengan baik.

"Artinya apa tingkat kepercayaan pelaku UMKM kepada pemerintah bahwa pemerintah bisa mengatasi Covid-19 ini dengan baik sehingga mereka bisa berusaha. Itu yang paling penting," ujar Menteri Koperasi UKM Teten Masduki, dalam diskusi UMKM Menuju Pasar Global, Senin (14/6/2021).

Baca Juga: Kredit UMKM Masih Rendah, Kok Bisa?

Kepercayaan itu, kata dia, tidak terlepas dari program stimulus pemerintah yang dilakukan sejak pandemi Covid-19 berlangsung sejak awal 2020 lalu. Tercatat, ada sekitar 20 persen anggaran pemerintah untuk pemulihan ekonomi nasional (PEN) yang dialokasikan bagi UMKM.

Baik untuk program restrukturisasi pinjaman, subsidi bunga, subsidi listrik, hingga ke hibah modal kerja untuk usaha mikro.

Baca Juga: Generasi Milenial Diyakini Bikin UMKM Tembus Pasar Dunia

Pada 2021, anggaran PEN untuk UMKM naik menjadi 27 persen. Selain itu, pemerintah juga melakukan market demand dengan mengefektifkan belanja pemerintah senilai 40 persen dari seluruh anggaran yang mencapai Rp460 triliun.

"Kita bersama dengan LKPP juga dengan teman-teman di market place sedang berusaha untuk kita maksimumkan," kata dia.

Meski begitu, Teten tak mengelak jika ada sejumlah tantangan bagi UMKM saat ini. Salah satunya adalah bisnis berbasis digital atau literasi digital.

"Ini sudah ada solusinya, yaitu dengan dibantu oleh para reseller untuk membantu UMKM yang masih ada masalah literasi digital dan jumlah SDM mereka yang (mengurus) produksi dan berjualan online yang gerakannya cepat," katanya.

Tantangan berikut adalah kapasitas produksi. Jika UMKM akhirnya masuk ke pasar yang besar, tentu diperlukan berbagai adaptasi termasuk kapasitas dan ketersediaan, serta layanan digital yang memudahkan penjual maupun pembelinya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini